“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua diduga dilempari bom molotov, Rabu (9/9/2026). Aksi tersebut terjadi sekira pukul 10:10 WIT.

Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan seorang pria diduga membawa bom molotov dan melemparkannya ke arah Kantor Komnas HAM Papua. Setelah melakukan aksinya, orang tersebut langsung melarikan diri.

Baca Juga :  Hari Ke-26, Polda Papua Amankan 25 Unit Motor Di Jembatan Merah dalam Operasi Sikat Cartenz II-2025

“Ada seseorang membawa bom molotov lalu melempar ke kantor Komnas HAM, setelah itu yang bersangkutan melarikan diri,” kata Frits.

Frits menyebut aksi tersebut sebagai teror terhadap Komnas HAM dan merupakan kejahatan serius yang harus segera diungkap.

“Ini teror yang sudah dialamatkan ke Komnas HAM, ini kejahatan yang serius,” tegasnya.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB

Sebagai pimpinan Komnas HAM Papua, Frits meminta kasus tersebut segera diusut dan pelaku ditangkap. Ia menilai aksi itu serius karena dilakukan pada siang hari.

“Sebagai pimpinan Komnas HAM ini harus diungkap karena ini terjadi di siang hari. Karena itu pelakunya segera ditangkap,” ujarnya.(rd)

Berita Terkait

Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Pdt. Arie Mabel Serukan Persatuan dan Kedamaian di Kabupaten Jayawijaya
Panus Kogoya Dorong Pemerintah Aktif Upayakan Pembebasan 9 Perempuan yang Disandera
Tokoh Adat dan Masyarakat Keerom Tegas: Jaga Stabilitas, Tolak Provokator demi Percepatan Pembangunan
Tokoh Masyarakat Kampung Baburia Keerom Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian Papua: Tolak Adu Domba, Perkuat NKRI
Isak Tebai Ajak Masyarakat Dogiyai Jaga Keamanan dan Tolak Provokasi
Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI
Keluarga Korban Memohon Kepastian Nasib 9 Perempuan Jila yang Diculik OTK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”

Rabu, 9 September 2026 - 21:59 WIB

Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua

Rabu, 9 September 2026 - 17:09 WIB

Pdt. Arie Mabel Serukan Persatuan dan Kedamaian di Kabupaten Jayawijaya

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Panus Kogoya Dorong Pemerintah Aktif Upayakan Pembebasan 9 Perempuan yang Disandera

Selasa, 8 September 2026 - 17:46 WIB

Tokoh Masyarakat Kampung Baburia Keerom Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian Papua: Tolak Adu Domba, Perkuat NKRI

Berita Terbaru