Tokoh Intelektual Papua Minta Masyarakat Hormati Proses Resmi Penghitungan Suara

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Mantan Penjabat Wali Kota dan tokoh intelektual Papua mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan persatuan pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua yang digelar pada 6 Agustus lalu.

Ia menyoroti situasi pasca pencoblosan, di mana kedua kubu calon gubernur saling mengklaim kemenangan berdasarkan hasil sementara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun lembaga survei. Menurutnya, klaim tersebut bersifat sementara dan belum bersandar pada hasil resmi.

Baca Juga :  Polres Tolikara Sosialisasikan Layanan Pengaduan Masyarakat (DUMAS) Propam Polri

“Publik perlu menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum final. Kita harus menghormati proses penghitungan suara hingga penetapan resmi melalui pleno,” ujarnya, Jumat (08/08/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kedua kandidat, yakni pasangan BTM–CK dan pasangan MDF–Mariyo, merupakan putra-putra terbaik Papua. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menghormati siapapun yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU.

Baca Juga :  Dewasa Berpolitik, Hasil PSU Papua 2025 Kita Terima Dengan Damai

“Mari hindari kebencian, konflik, dan tindakan yang dapat merusak persaudaraan, baik secara langsung maupun lewat media sosial. Jangan biarkan perbedaan politik memecah kita,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Provinsi Papua memiliki tanggung jawab moral sebagai panutan bagi provinsi-provinsi baru di sekitarnya dalam menjaga stabilitas dan keteladanan demokrasi.

“Papua harus tetap aman dan kondusif. Ini tanggung jawab kita bersama. Tuhan memberkati,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru