Tokoh Intelektual Amungme Serukan Persatuan Jaga Stabilitas Tembagapura

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, 28 Februari 2026 – Tokoh pemuda sekaligus intelektual Suku Amungme, Fransiskus Kemong, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Mimika, khususnya di wilayah Tembagapura pasca sejumlah dinamika gangguan keamanan yang terjadi sepanjang tahun 2026.

Fransiskus menyampaikan bahwa situasi Mimika memang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik sosial hingga aksi penyerangan oleh kelompok tidak bertanggung jawab yang menimbulkan korban jiwa. Ia menilai kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial dan pengendali di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga situasi keamanan di Mimika serta memberikan masukan dan terobosan demi Mimika yang aman dan damai,” ujarnya.

Baca Juga :  KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok, Satgas Ops Damai Cartenz Amankan Desa Sekitar

Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa seluruh tokoh pemuda, agama, dan masyarakat harus bersatu serta aktif menyerap informasi yang berkembang di akar rumput guna mencegah terjadinya eskalasi gangguan keamanan. Menurutnya, komunikasi lintas elemen menjadi kunci agar potensi konflik dapat diantisipasi lebih awal.

Fransiskus juga menyoroti pentingnya menjaga Tembagapura sebagai ruang hidup masyarakat asli. Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan tempat masyarakat mencari nafkah, termasuk aktivitas mendulang emas di Kali Kabur untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga serta biaya pendidikan anak.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Kampung Baburia Keerom Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian Papua: Tolak Adu Domba, Perkuat NKRI

“Tembagapura adalah tempat masyarakat mencari makan. Jangan sampai wilayah ini kembali menjadi zona merah. Semua tokoh, baik di Tembagapura maupun di Kota Timika, harus terus berkomunikasi dan bersatu demi kenyamanan bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang mendiami bumi Amungsa, dari wilayah pesisir hingga pegunungan Nemangkawi. Karena itu, ia menyatakan komitmen untuk terus mendorong masyarakat menjaga keamanan secara bersama-sama serta mendukung aparat penegak hukum sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Distrik Tembagapura.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:33 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Jumat, 11 September 2026 - 13:23 WIB

Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik

Berita Terbaru