Tokoh Agama Papua Pendeta Yones Wenda Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh agama di Tanah Papua, Pendeta Yones Wenda, menyatakan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia dan tidak ditempatkan di bawah kementerian. Dukungan tersebut disampaikan di tengah menguatnya wacana reposisi kelembagaan Polri yang kembali menjadi sorotan publik pada awal tahun 2026.

Pendeta Yones Wenda menilai, sebagai kepala negara dan pemegang mandat tertinggi rakyat, Presiden memiliki kewenangan konstitusional untuk mengoordinasikan institusi penegak hukum, termasuk Polri.

Menurutnya, penempatan Polri langsung di bawah Presiden penting untuk menjaga independensi kepolisian dari kepentingan politik sektoral yang berpotensi muncul apabila berada di bawah kementerian.

Pandangan tersebut disampaikan Pendeta Yones saat memberikan refleksi rohani terkait pentingnya stabilitas keamanan di Papua, Selasa (27/1/2026).

Ia menekankan bahwa rantai komando langsung dari Presiden akan menjamin profesionalisme aparat kepolisian dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Menyapa di RRI Jayapura, Satlantas Polres Keerom Ajak Masyarakat Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

“Presiden adalah kepala negara kita, bukan kementerian. Jika Polri berada di bawah kementerian, saya khawatir penanganan keamanan akan terhambat oleh birokrasi yang panjang,” ujar Pendeta Yones Wenda di Jayapura.

Sebagai pemuka agama, ia menaruh perhatian besar pada rasa aman masyarakat, khususnya jemaat, dalam menjalankan aktivitas ibadah serta kehidupan sosial dan ekonomi sehari-hari. Menurutnya, Papua memiliki tantangan sosial dan politik yang khas sehingga membutuhkan kebijakan keamanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi langsung di tingkat nasional.

Pendeta Yones juga menilai bahwa kedudukan Polri langsung di bawah Presiden merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga netralitas kepolisian pada berbagai momentum nasional. Hal tersebut dinilainya sebagai fondasi kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Oleh karena itu, saya sebagai tokoh agama mendukung Polri tetap langsung di bawah Presiden,” tegasnya.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Sarmi Intensifkan Strong Point Pagi, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Lancar

Lebih lanjut, ia memandang bahwa kondisi keamanan di Tanah Papua sangat bergantung pada kebijakan strategis yang diambil secara cepat melalui koordinasi tingkat tinggi. Menurutnya, posisi Polri di bawah Presiden memberikan jaminan transparansi dan akuntabilitas yang lebih kuat dalam penegakan hukum.

Pendeta Yones meyakini bahwa perlindungan hak asasi manusia dan penegakan hukum akan berjalan lebih efektif apabila Polri tetap menjadi lembaga yang mandiri dan bertanggung jawab langsung kepada kepala negara.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi mendukung keberlanjutan pembangunan di Papua.

Menutup pernyataannya, Pendeta Yones Wenda berharap Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, dan dicintai rakyat melalui pelayanan yang tulus dan berkeadilan.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru