Tokoh Adat Herman Yoku Imbau Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Tolak Isu Adu Domba

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Adat Papua, Herman Yoku, yang juga dikenal publik sebagai mantan anggota kelompok Kriminal bersenjata (KKB), menyerukan pentingnya menjaga persatuan di tengah beredarnya pesan viral yang menyebut adanya upaya adu domba antara masyarakat Papua pegunungan dan pesisir.

Ia menegaskan bahwa narasi semacam itu berpotensi memecah belah dan merugikan masyarakat Papua sendiri jika tidak disikapi dengan bijak.

Herman Yoku menyampaikan bahwa pemerintah selama ini melihat Papua sebagai satu kesatuan dalam proses pembangunan. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia maupun infrastruktur tidak dibedakan berdasarkan wilayah pantai atau pegunungan.

“Semua kebijakan diarahkan untuk memberikan manfaat yang sama bagi seluruh orang Papua,” ujarnya.

Ia juga menyoroti langkah pemekaran wilayah mulai dari provinsi hingga tingkat distrik dan kampung yang dinilai sebagai strategi mempercepat pelayanan publik agar pembangunan lebih dekat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat akar rumput.

Terkait isu yang mengadu-dombakan masyarakat Papua berdasarkan wilayah geografis, Yoku menilai narasi tersebut berasal dari pihak tertentu yang memiliki motif politis.

Ia menegaskan bahwa isu “Papua gunung versus Papua pantai” tidak berdasar dan hanya menghambat proses pembangunan serta merusak hubungan antarsesama orang Papua.

Baca Juga :  “Hadirkan kembali rasa Kebahagiaan dari Anak-anak Papua, Subsatgas Si-Ipar Hadir kembali di Kampung Mbuah Tengah, Kab.Nduga"

Herman Yoku kembali menekankan bahwa persatuan merupakan fondasi utama Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa setiap upaya yang mengarah pada perpecahan hanya akan membawa kerugian jangka panjang bagi masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat Papua agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi dari media sosial.

“Jangan mudah percaya sebelum memeriksa kebenarannya. Kita harus tetap saling jaga dan saling menguatkan,” katanya.(rd)

Berita Terkait

Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom
Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif
Januaris Iba Ajak Pejabat di Papua Jalankan Amanah Berlandaskan Nilai Agama
Tokoh Gereja di Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan Terkait Yahukimo
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:53 WIB

Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:52 WIB

Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:57 WIB

Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:56 WIB

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru