Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Tim Gabungan Temukan Dua Korban Meninggal

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Polres Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/01/26).

Peristiwa tersebut bermula pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIT, saat sebuah speedboat yang mengangkut enam orang penumpang mengalami kecelakaan di salah satu titik rawan perairan Sungai Mamberamo yang dikenal dengan sebutan Batavia.

Speedboat tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra. Dalam perjalanan, mesin speedboat tiba-tiba mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga menyebabkan perahu terbalik. Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus deras Sungai Mamberamo.

Dari enam penumpang, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga orang lainnya dinyatakan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan.

Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIT, Polres Mamberamo Raya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya dan instansi terkait.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk melaksanakan pencarian di sepanjang aliran Sungai Mamberamo.

Baca Juga :  Kapolda Papua Hadiri Puncak Bakti Kesehatan Polri: Wujud Nyata Polri Peduli Kesehatan Masyarakat

Pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIT, tim gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan dua orang korban di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra, dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban tersebut diketahui atas nama Bertus Kusa selaku Kepala Kampung Sikari dan Speyel Sayuri yang merupakan Mantri Kampung Sikari. Selanjutnya, kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.

Kapolres Mamberamo Raya AKBP Arifin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan terhadap satu korban lainnya.

“Kami turut berduka cita atas ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini masih terdapat satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan, dan tim gabungan bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Arifin.

Kapolres juga menambahkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan pencarian sejak hari pertama hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mamberamo Raya terpantau aman dan kondusif.

Baca Juga :  Alumni SIP Angkatan Ke 50 Polda Papua Rayakan Anniversary 4 Th

“Alhamdulillah, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres Mamberamo Raya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas menggunakan transportasi air di Sungai Mamberamo, agar senantiasa mengutamakan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi mesin dan kelayakan sarana transportasi air sebelum berlayar, menggunakan jaket pelampung, serta menghindari perjalanan di titik-titik rawan, terutama saat kondisi cuaca dan arus sungai tidak bersahabat,” tegas AKBP Arifin.

Ditempat yang berbeda, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., juga turut menghimbau Masyarakat Khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar.

“Keselamatan Adalah hal utama. Kami mengajak Masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambah Kabid Humas Polda Papua.

Hingga saat ini, tim gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait dan masyarakat setempat masih terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sepanjang aliran Sungai Mamberamo guna menemukan satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru