Satgasda Papua Pantau Harga Bahan Pokok di Oksibil, Biaya Transportasi Udara Picu Kenaikan Harga

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok pada sejumlah kios dan toko pangan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan tersebut dilakukan di empat kios atau outlet pengendali inflasi yang berada di Jalan PKT, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi barang ke wilayah tersebut. Sebagian besar pasokan bahan pokok diangkut menggunakan transportasi udara, sehingga berdampak pada peningkatan harga di tingkat pedagang.

Baca Juga :  Polwan Pertama Ikuti Pendidikan Reguler Sesko AD, Kompol Dian Novita Pietersz Torehkan Sejarah Baru

Untuk komoditas beras, jenis premium tercatat dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter.

Harga gula kiloan juga mengalami kenaikan dan saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Pada komoditas daging, ayam potong dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp190.000 per kilogram.

Selain itu, telur ayam lokal dijual dengan harga Rp120.000 per rak. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual seharga Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga :  Patroli Regu Siaga Polres Tolikara Gandeng Sopir Lajuran, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Kota Karubaga

Sementara itu, harga cabai juga tercatat cukup tinggi. Cabai rawit dijual dengan harga Rp150.000 per kilogram dan cabai keriting Rp130.000 per kilogram.

Kios pengendali inflasi tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin selaku penanggung jawab usaha dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001.

Satgasda Papua menyebutkan bahwa pemantauan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus memantau stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan hasil pemantauan.(rd)

Berita Terkait

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga
Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara
Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal
Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba
Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma
Wakili Kapolres Sarmi, Kabag Log Hadiri Perayaan HUT Pattimura ke-209 di Tafarewar Beach
Patroli dan Pengecekan Personel, Polres Mamberamo Tengah Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli Malam Humanis, Regu Siaga II Polres Tolikara Perkuat Kamtibmas di Kota Karubaga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:28 WIB

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:27 WIB

Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal

Senin, 18 Mei 2026 - 10:47 WIB

Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba

Senin, 18 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma

Berita Terbaru