Satgas Saber Polda Papua Sidak Harga Pangan di Jayawijaya Jelang Imlek dan Ramadan

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pengawasan Harga Pangan Polda Papua melaksanakan supervisi rapat koordinasi dan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pangan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan harga pangan menjelang Hari Raya Imlek, Bulan Suci Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua selaku Kepala Satgas Daerah (Kasatgasda) Papua, didampingi Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua, serta melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan Provinsi Papua Pegunungan, Bulog Kabupaten Jayawijaya, Dinas Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta unsur kepolisian setempat.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIT dengan keberangkatan tim dari Bandara Sentani menuju Bandara Wamena. Setibanya di Wamena sekitar pukul 09.25 WIT, tim melanjutkan kegiatan supervisi dan rapat koordinasi di Polres Jayawijaya bersama instansi terkait dan para distributor bahan pangan.

Dalam arahannya, Dirreskrimsus Polda Papua menegaskan bahwa Satgas Saber wajib melaksanakan tugas sesuai Surat Keputusan Bapanas Nomor 4 Tahun 2026, dengan fokus pada pengawasan 14 komoditas pangan strategis. Ia mengingatkan agar momentum hari besar keagamaan tidak dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk memainkan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Alat-alat Judi Kasino Masih Serba Baru, Kapolda Jabar Tegaskan Polri Bakal Berantas Perjudian

“Satgas harus melakukan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi secara intensif. Setiap kegiatan, baik rapat koordinasi maupun sidak lapangan, wajib dilaporkan setiap hari ke pusat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya antisipasi dampak terputusnya jalur darat Jayapura–Wamena terhadap distribusi pangan, meskipun saat ini distribusi masih didominasi jalur udara. Seluruh distributor di wilayah Papua Pegunungan juga diminta untuk didata secara menyeluruh.

Badan Pangan Nasional menyatakan komitmennya untuk terus turun ke lapangan bersama Satgas guna memantau ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Sementara itu, Bulog menyampaikan bahwa distribusi beras SPHP sementara diprioritaskan untuk bantuan pangan pemerintah dan akan dilanjutkan setelahnya, dengan rencana distribusi sekitar 100 ton, serta pasokan rutin sekitar 300 ton.

Pada pukul 12.00 WIT, tim Satgas Saber melaksanakan sidak di Pasar Putik Kelek, Kabupaten Jayawijaya. Dari hasil pemantauan di kios distributor dan pedagang pengecer, terpantau sejumlah harga kebutuhan pokok, antara lain cabai rawit dan cabai keriting Rp120.000 per kilogram, bawang merah Rp70.000 per kilogram, bawang putih Rp60.000 per kilogram, beras premium Rp25.000–Rp28.000 per kilogram, telur Rp90.000 per rak, serta minyak goreng kemasan Rp35.000–Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga :  Semangat Sportivitas Warnai Hari Ketiga Pertandingan Bulutangkis HUT Bhayangkara ke-79

Selanjutnya, tim melakukan pengecekan gudang distributor Ropan Market. Tercatat stok beras premium dan medium sekitar 1.000 ton, minyak goreng sekitar 1.000 karton, dan gula sekitar 150 ton. Distributor menyampaikan bahwa harga jual berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) karena tingginya biaya transportasi dari Jayapura dan Timika. Untuk minyak goreng subsidi Minyakita, hingga saat ini belum tersedia di Jayawijaya karena belum adanya distribusi dari Bulog.

Menanggapi hal tersebut, Dirreskrimsus Polda Papua mengimbau para pelaku usaha agar tidak mengambil keuntungan terlalu tinggi dan tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami mengingatkan pelaku usaha agar tetap memperhatikan daya beli masyarakat dan tidak menjadikan momen ini sebagai alasan untuk menaikkan harga secara berlebihan,” tegasnya.

Kegiatan sidak berakhir pada pukul 12.44 WIT dan dilanjutkan dengan kepulangan tim ke Jayapura pada sore hari. Satgas Saber menegaskan akan terus melakukan pengawasan harga dan distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan serta melindungi kepentingan masyarakat di Papua Pegunungan.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru