Satgas Saber Lakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Kobakma

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mamberamo Tengah, AKP Muliadi, S.Sos, bersama sejumlah personel yang tergabung dalam Satgas Saber.

Pengecekan dimulai sekitar pukul 10.05 WIT ketika personel Satgas Saber menuju Pasar Sentral Kobakma. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan harga bahan pokok di Kios Blue City milik Fajrin Fajar.

Berdasarkan hasil pengecekan, sejumlah komoditas bahan pokok dijual dengan harga bervariasi. Beras Cap 99 Premium tercatat dijual Rp27.000 per kilogram, sementara beras Cap Kepala Medium Rp25.000 per kilogram. Minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp35.000 per liter.

Baca Juga :  Selama 14 hari kedepan, Polres Teluk Wondama gelar Operasi Patuh Mansinam 2025

Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual Rp100.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp76.667 per kilogram. Sementara itu, harga cabai keriting dan cabai rawit masing-masing mencapai Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai besar dijual Rp113.333 per kilogram.

Selain itu, telur ayam dijual Rp100.000 per rak, daging sapi Rp170.000 per kilogram, dan daging ayam Rp50.000 per kilogram. Komoditas lain seperti jagung dijual Rp30.000 per kilogram dan gula Rp30.000 per kilogram.

Setelah melakukan pengecekan dan pendataan harga bahan pokok, personel Satgas Saber kembali dari Pasar Sentral Kobakma sekitar pukul 11.30 WIT.

Baca Juga :  Ciptakan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif, Sat Samapta Polres Sarmi Rutin Laksanakan Patroli Dialogis

Dari hasil pemantauan, secara umum stok bahan pokok di Kios Blue City masih mencukupi hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun demikian, sebagian harga komoditas tercatat berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi darat serta harga pembelian komoditas dari Wamena yang juga telah melampaui HET.

Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Satgas Saber dalam memantau ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan pelaksanaan kegiatan.(rd)

Berita Terkait

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas
Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat
Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat
Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran
Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai
Kebakaran Hanguskan Belasan Ruko di Jalan Irian–Trikora Wamena, Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penanganan
Rangkaian Perayaan Paskah, Kapolresta “Toleransi dan Kebersamaan Adalah Kunci Utama Kondusifitas Kamtibmas”
Polres Tolikara Tingkatkan Patroli Rutin, Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 05:43 WIB

Polres Supiori Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Junjung Transparansi dan Akuntabilitas

Selasa, 7 April 2026 - 05:42 WIB

Rangkaian Ibadah Paskah di Kota Jayapura Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolresta Apresiasi Peran Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 06:58 WIB

Pawai Obor Paskah 2026 di Tolikara Berlangsung Aman dan Khidmat, Perkuat Kebersamaan Umat

Senin, 6 April 2026 - 06:57 WIB

Ibadah Minggu Paskah di Waropen Berlangsung Khidmat, Kapolres Waropen Pastikan Keamanan dan Kelancaran

Minggu, 5 April 2026 - 07:22 WIB

Polres Asmat Pastikan Perayaan Malam Paskah di Kota Lumpur Berjalan Aman dan Damai

Berita Terbaru