Petrus Daunema: Saatnya Papua Bersatu Pasca PSU

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Suasana Papua pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur 6 Agustus 2025 masih terasa hangat. Di tengah dinamika politik yang baru saja dilalui, Sekretaris Exco Partai Buruh Papua, Petrus Daunema, mengajak masyarakat untuk kembali menata kehidupan bersama dengan damai.

Bagi Petrus, Papua yang aman dan tenteram adalah fondasi untuk membangun masa depan. Ia menekankan, persatuan antar suku, ras, dan agama di tanah ini harus terus dipelihara.

Baca Juga :  Kapolsek Tor Atas Bersama Personel dan Warga Bersihkan Jalan Akibat Pohon Tumbang

“Menjaga keamanan bukan hanya urusan aparat. Itu kewajiban kita semua,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak provokasi pihak-pihak yang ingin membuat situasi kembali tegang. Baginya, perbedaan pilihan politik hanyalah bagian dari demokrasi, bukan alasan untuk berpecah.

“Kita berharap PSU tidak terulang lagi. Sebab itu hanya menunda pembangunan dan memberatkan masyarakat,” kata Petrus.

Selain soal keamanan, ia menyoroti penggunaan media sosial yang kerap menjadi ruang penyebaran kabar bohong. Masyarakat diminta lebih cermat sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi, apalagi jika menyangkut isu sensitif.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua, Pendeta Anton Kogoya Imbau Warga Jaga Iktan Persaudaran dan Kebersamaan

“Kalau ada informasi yang meragukan, konfirmasi dulu ke pihak berwenang,” pesannya.

Petrus menutup imbauannya dengan ajakan sederhana namun bermakna: menerima hasil PSU dan bergerak bersama demi Papua yang lebih maju dalam lima tahun mendatang.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru