Pemkot Bandung Pastikan HIV/AIDS Ditangani Holistik

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabar – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mendorong agar penanggulangan HIV/AIDS terus dilaksanakan secara holistik. Mulai dari upaya deteksi dini hingga akses pengobatan.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Silaturahmi “Kuatkan Diri Bersama Tebar Cinta Akhiri AIDS” di Balai Kota Bandung, Kamis 24 April 2025.

Menurut Erwin, penanggulangan HIV/AIDS merupakan isu krusial yang memerlukan perhatian serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA), sejak tahun 1991 – Januari 2025, jumlah kasus kumulatif di Kota Bandung mencapai 9.784 orang.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional, Wali Kota Ingatkan Hoaks yang Berpotensi Pecah Belah Bangsa

“Dari jumlah tersebut, baru sekitar 6.370 orang atau 65 persen yang patuh menjalani pengobatan,” katanya.

Bagi Erwin, angka ini menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi. Tak hanya dalam penemuan kasus baru, tetapi juga dalam memastikan keberlangsungan pengobatan dan menekan angka kematian akibat Aids serta menghapus stigma dan diskriminasi yang masih sering dialami oleh Odhiv (orang dengan HIV).

“Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya edukasi, deteksi dini, penyediaan akses pengobatan yang mudah dan berkelanjutan, serta pendampingan bagi Odhiv, sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkot Bandung berkomitmen kuat dalam penanggulangan HIV/AIDS dengan menerapkan pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Farhan Ajak IKA Unpad Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Kota Bandung

“Komitmen ini tercermin dalam pelaksanaan strategi STOP (suluh, temukan, obati, pertahankan), sebagai langkah nyata menuju pencapaian target three zero pada tahun 2030, yaitu zero infeksi HIV baru, zero kematian akibat Aids, dan zero stigma serta diskriminasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Maya Verasandi mengungkapkan, kegiatan silahturahmi rutin dilakukan sebagai upaya sisi spiritual.

“Programnya spiritual dan psikologis. Dengan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas dan aktivis HIV,” katanya. (yan)

Berita Terkait

Sekolah Sepanjang Hari Jadi Strategi Pemkab Paniai Siapkan Generasi Unggul
Pepera 1969 dan Finalnya Integrasi Papua ke NKRI
Jelang Persib vs Persija, Wali Kota Bandung Imbau Jaga Ketertiban dan Ajak Nobar di Kecamatan
Tantangan 2025 Jadi Cerminan Pemkot Bandung Berbenah di 2026
Bandara Husein Sastranegara Comeback, Penerbangan Semarang-Bandung Resmi Mendarat
Pemkot Bandung Gerak Cepat, Rp2 Miliar Disalurkan untuk Ringankan Derita Korban Bencana di Sumatera
Kebijakan Walikota Jayapura: Langkah Terbaik Demi Kedamaian Warga
Hari Santri Nasional, Wali Kota Ingatkan Hoaks yang Berpotensi Pecah Belah Bangsa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:23 WIB

Sekolah Sepanjang Hari Jadi Strategi Pemkab Paniai Siapkan Generasi Unggul

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:00 WIB

Pepera 1969 dan Finalnya Integrasi Papua ke NKRI

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:17 WIB

Jelang Persib vs Persija, Wali Kota Bandung Imbau Jaga Ketertiban dan Ajak Nobar di Kecamatan

Senin, 5 Januari 2026 - 11:04 WIB

Tantangan 2025 Jadi Cerminan Pemkot Bandung Berbenah di 2026

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:24 WIB

Bandara Husein Sastranegara Comeback, Penerbangan Semarang-Bandung Resmi Mendarat

Berita Terbaru