Pasca Putusan KPU, Sinode Kingmi Papua Tegaskan Kemenangan MARI-YO Sah dan Mengikat

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua, suara imbauan untuk menjaga persatuan dan kedamaian kembali digaungkan. Sekretaris Umum Sinode Kingmi Papua, Pdt. Yones Wenda, mengajak seluruh masyarakat Papua agar tetap tenang, bersatu, dan mendukung hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah resmi menetapkan pasangan MARI-YO sebagai pemenang. (25/82025).

Dalam pernyataannya, Pdt. Yones Wenda menekankan pentingnya sikap legawa dan menghormati keputusan penyelenggara pemilu sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi.

“Apa yang telah ditetapkan oleh KPU mari kita dukung bersama-sama. KPU sudah menetapkan Paslon MARI-YO sebagai pemenang. Mari kita terima dengan lapang dada, kita dukung, dan kita jaga Papua tetap damai,” tegasnya.

Baca Juga :  HKJSM Ajak Masyarakat Papua Tetap Tenang dan Rukun

Lebih lanjut, Pdt. Yones juga menyinggung dasar hukum yang memperkuat legitimasi kemenangan tersebut. Ia merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 03/PHPU.PRES-XXIII/2025 tanggal 24 Februari 2025 yang menegaskan bahwa PSU wajib diselesaikan dalam waktu 180 hari dan hasilnya cukup diumumkan oleh KPU tanpa perlu kembali dilaporkan ke MK.

“Artinya, keputusan KPU atas kemenangan MARI-YO sudah sah, final, dan mengikat. Saya yakin MK tetap berpegang teguh pada putusannya yang menjadi dasar hukum tetap,” ujar Pdt. Yones menambahkan.

Imbauan ini menjadi pesan penting agar masyarakat tidak lagi terjebak dalam perdebatan hasil pemilu. Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah rekonsiliasi, persatuan, dan komitmen bersama untuk menjaga Papua tetap kondusif.

Baca Juga :  DPR RI Ajak Mahasiswa Papua Salurkan Aspirasi Lewat Media Digital

“Jangan ada lagi perpecahan karena beda pilihan. Pemilu sudah selesai, mari kita fokus membangun Papua dengan hati yang damai. Mari kita dukung bersama pemimpin yang telah dipilih melalui proses demokrasi,” imbuhnya.

Pesan damai dari Sinode Kingmi Papua ini diharapkan dapat menyejukkan suasana pasca PSU, sekaligus meneguhkan semangat persaudaraan di Tanah Papua. Dengan sikap saling menghormati, Papua diharapkan mampu melangkah maju dalam pembangunan, persatuan, dan kesejahteraan rakyat.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru