Otoritas Moral Gereja Jangan Tercemar Politik Praktis

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Pemerhati politik, Victor Buefar, mengingatkan agar Gereja di Tanah Papua tetap menjaga marwahnya sebagai lembaga rohani dan tidak terjebak dalam arus politik praktis, khususnya terkait dinamika Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Papua.

Hal ini merespons pernyataan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, yang sebelumnya menyoroti penyelenggaraan PSU. Menurut Victor, gereja seharusnya menjadi ruang moral dan spiritual, bukan arena perdebatan politik.

“Ketika gereja terlibat terlalu jauh dalam politik praktis, ada tiga risiko besar: netralitas gereja dipertanyakan, otoritas moral melemah, dan potensi perpecahan umat semakin besar,” jelas Victor dalam keterangannya, Senin (9/9/2025).

Baca Juga :  Patroli Skala Besar di Merauke, Aparat Keamanan Hadirkan Rasa Aman bagi Warga

Ia mengutip filsuf politik Alexis de Tocqueville yang menyebut demokrasi dan agama akan menjadi pilar kuat bila berjalan berdampingan, tetapi masing-masing harus tetap berada pada perannya.

Victor menilai peran gereja lebih tepat diarahkan pada seruan moral, seperti mengajak rakyat Papua tetap tenang dan damai, mengingatkan penyelenggara pemilu agar bekerja dengan takut akan Tuhan, serta menjadi penengah yang membawa rekonsiliasi.

Baca Juga :  Program si-ipar operasi rasaka cartenz 2025 polres pegunungan bintang hadir tanamkan rasa kepercayaan diri dan semangat belajar kepada anak-anak di kota oksibil kab. pegunungan bintang

“Kritik politik memang penting, tetapi itu tugas partai politik, lembaga hukum, dan civil society. Gereja jangan sampai kehilangan wibawanya hanya karena terlibat dalam kontestasi politik praktis,” tegasnya.

Ia menutup dengan harapan agar gereja di Tanah Papua tetap menjaga otoritas moralnya. “Politik bisa berubah-ubah, tetapi otoritas moral gereja harus tetap kekal. Soli Deo Gloria, Tuhan Yesus memberkati Tanah Papua,” ujarnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru