Papua – Musyawarah Wilayah XIII Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Papua. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi pelajar Muhammadiyah di wilayah Papua yang digelar di Asrama Balai Pelatihan Pertanian Provinsi Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/04/26).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Provinsi Papua Setiyo Wahyudi, S.E., M.M., Kapolda Papua yang diwakili Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Pangdam XVII/Cenderawasih yang diwakili Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono, Danlanud yang diwakili Mayor Wahyud Purwidiyantoro, S.T., serta Ketua PWM Papua Subhan Hafidz, Lc., bersama para peserta Musyawarah Wilayah IPM Papua.
Dalam sambutannya, Asisten II Provinsi Papua Setiyo Wahyudi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Wilayah XIII IPM Papua sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berintegritas.
“Musyawarah Wilayah ini merupakan forum penting dalam menentukan arah gerak organisasi ke depan. IPM diharapkan mampu menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat karakter pelajar, serta menjaga nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah guna mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan mandiri melalui peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan.
Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito turut memberikan materi bertajuk “Ketangguhan Generasi Z dan Alpha di Era Digital”. Dalam pemaparannya, ia menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
“Literasi digital menjadi hal yang sangat penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hoaks dan disinformasi. Selain itu, diperlukan ketangguhan mental serta kemampuan menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tingginya penggunaan internet di Indonesia harus diimbangi dengan kemampuan mengelola informasi, menjaga etika digital, serta membangun narasi positif di ruang publik.
Kegiatan Musyawarah Wilayah XIII IPM Papua ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan program kerja yang inovatif serta mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.(DV)































