Musa Yare : Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu Kerusuhan Yalimo

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Adat Elelim di Kabupaten Jayawijaya, Musa Yare, mengimbau masyarakat di Wamena dan sekitarnya agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar terkait kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Yalimo pada Selasa (16/09). Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Jayawijaya.

Dalam pernyataannya, Musa Yare mengungkapkan keprihatinannya atas situasi yang terjadi di Kabupaten Yalimo, yang dinilainya telah menimbulkan kerugian besar, baik secara materiil maupun sosial. Oleh karena itu, ia berharap agar peristiwa serupa tidak menyebar ke kabupaten lain, khususnya Jayawijaya.

Baca Juga :  Polres Asmat Amankan Pawai Takbir Keliling, Malam Idul Adha di Agats Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

“Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Yalimo sangat disayangkan. Sebagai Tokoh Adat dan Kepala Suku, saya sangat berharap agar situasi di Yalimo segera membaik dan kondusifitas dapat kembali terjaga,” ujar Musa Yare.

Lebih lanjut, Musa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, serta Pemerintah Daerah, guna menciptakan kembali suasana yang aman dan damai. Ia menekankan pentingnya solidaritas masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menolak segala bentuk provokasi.

Baca Juga :  Dampak Nyata Pembangunan untuk Masyarakat Papua

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Yalimo yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari kejadian ini. Mari kita bersama-sama menahan diri, tidak terpengaruh oleh provokasi maupun isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan justru memperkeruh keadaan,” imbuh Musa.

Musa Yare menegaskan bahwa perdamaian dan persatuan merupakan fondasi utama dalam membangun Papua yang lebih baik. Ia berharap agar semua pihak dapat mengedepankan dialog dan pendekatan yang damai dalam menyelesaikan permasalahan.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru