MRP Dorong Perlindungan Hutan Adat Papua, Max Abner Ohee: “Hutan Adalah Ruang Hidup Masyarakat Adat”

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, menegaskan pentingnya perlindungan hutan adat Papua sebagai ruang hidup yang menjadi sumber identitas dan keberlanjutan masyarakat adat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Ditreskrimsus Polda Papua yang membahas pengelolaan sumber daya alam dan penegakan hukum di wilayah adat, Kamis (27/11).

Dalam kesempatan itu, Ohee mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35 Tahun 2012, hutan adat tidak lagi dikategorikan sebagai hutan negara. Karena itu, setiap aktivitas pembangunan dan investasi di atas tanah adat wajib melibatkan masyarakat adat dan memperoleh persetujuan dari MRP sebagai lembaga kultur yang memiliki mandat melindungi hak-hak mereka.

Baca Juga :  Polda Papua Terjunkan Personel Gabungan Bersihkan Jalan Ringroad dari Sisa-sisa Material Longsor

Ia menilai penetapan wilayah adat dan penyelesaian konflik lahan harus menjadi prioritas untuk mencegah tumpang tindih perizinan yang dapat merugikan masyarakat. Ohee juga meminta seluruh instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, memperkuat koordinasi dalam melakukan pengawasan terhadap izin perkebunan, pertambangan rakyat, dan pemanfaatan hutan lainnya.

Baca Juga :  Sinergi Polri dan RRI, Polda Papua Hadiri Penyulutan Obor Tri Prasetya HUT Ke-80

“Hutan Papua bukan hanya sumber ekonomi, tetapi ruang hidup masyarakat adat. Setiap kebijakan harus mengacu pada kepentingan mereka dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ohee berharap kolaborasi antarlembaga dapat memperkuat perlindungan hutan adat serta memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal masyarakat Papua.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru