Menjaga Proses Demokrasi yang Aman dan Kondusif

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menanti Putusan Hasil Sengketa Pilgub Papua oleh Mahkama Konstitusi 17 september mendatang. Muncul suara dari S.Carlis Absalom, tokoh Pemuda Papua mengeluarkan himbauan penting kepada warga masyarakat terlebih pada Pemuda Papua. Himbauan ini juga sebagai upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat. Selain itu, himbauan ini untuk menjaga proses demokrasi yang aman dan kondusif.

S.Carlis Absalom, salah satu tokoh Pemuda Papua, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang putusan Sengketa Pilgub Papua oleh Mahkama Konstitusi, dirinya menjadikan politik uang dan politik identitas menjadi poin penting himbauan yang disampaikannya. “Masyarakat dihimbau untuk menjauhi politik uang, juga tidak ada penggunaan politik identitas dalam menantikan proses musyawarah yang akan dituangkan dalam hasil putusan mendatang,” kata carlis.

Baca Juga :  Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan

Politik identitas menurut dia, bertentangan dengan Pancasila. Dari sila ketiga, Persatuan Indonesia.
Selain itu, S.C. Ambsalom menitik beratkan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi berita-berita hoaks. “Berita hoaks yang belum tentu kebenarannya dapat memicu konflik dan keresahan ditengah masyarakat. Saya menghimbau kepada masyarakat untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayai berita,” ucapnya.

Baca Juga :  Justus Rumbiak Apresiasi Polri: Kejuaraan Atletik Hari Bhayangkara ke-79 Jadi Motivasi Bagi Generasi Muda Papua

Ia berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persatuan warga masyarakat luas, “Kepala dingin dan pemikiran yang bijak diperlukan dalam menghadapi perbedaan pendapat. Jangan sampai ada benturan di lapangan, utamanya dua kelompok yang berbeda pendapat,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru