“Ketua Dewan Gereja Papua Minta Tokoh Adat dan Agama Jadi Teladan Damai”

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menanggapi beredarnya informasi mengenai rencana aksi damai pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua nomor urut 01, BTM–CK, pada Senin (11/8/2025), Ketua Dewan Gereja Papua, Pdt. Benny Giay, mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, mengedepankan persaudaraan, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

Ia menegaskan bahwa kedua pasangan calon merupakan putra-putra terbaik Papua. “BTM–CK maupun Mari-Yo sama-sama putra asli Papua. Siapapun yang terpilih, tetap anak Papua. Mari kita menghormati pilihan rakyat dan proses demokrasi yang sedang berjalan,” ujarnya.

Pdt. Benny juga mengingatkan bahwa aksi yang berujung kekacauan akan berdampak luas pada kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat. “Kita semua saudara. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita saling melukai. Kerusuhan hanya akan membawa penderitaan bagi kita sendiri. Semua pihak harus menahan diri, menghargai proses, dan mengutamakan kepentingan bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Polda Papua Terima Kunjungan Kerja Kompolnas, Bahas Kesiapan Personel dan Sarpras

Menurut Pdt. Benny Giay, demokrasi bukan ajang permusuhan, melainkan sarana untuk menentukan pemimpin secara damai dan bermartabat. Kedua pasangan calon yang berkompetisi adalah putra-putra terbaik Papua. Mereka lahir, besar, dan mengabdi untuk tanah ini. Tidak ada alasan untuk memecah belah persaudaraan hanya karena berbeda pilihan politik.

Lebih lanjut, ia meminta para tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. “Saya mendorong semua pemimpin komunitas untuk memberikan teladan. Kita harus bersama-sama mengingatkan warga bahwa perdamaian jauh lebih berharga daripada kemenangan politik sesaat,” tambahnya.

Baca Juga :  Polda Papua dan Inspektorat Papua Selatan Lakukan Pengawasan di Pelabuhan Laut Merauke

Menutup pernyataannya, Pdt. Benny mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Pilkada ini sebagai ajang memperkuat persatuan. “Mari kita tunjukkan bahwa Papua bisa menjadi contoh daerah yang damai, dewasa, dan bermartabat dalam berdemokrasi. Siapapun yang memimpin nanti, ia adalah milik seluruh rakyat Papua, bukan hanya pendukungnya,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru