Kerukunan Umat Beragama di Papua Nyata, Bukan Sekadar Slogan

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag menegaskan bahwa harmoni dan kerukunan umat beragama di Tanah Papua bukan sekadar slogan, melainkan realitas sosial yang telah tumbuh dan membudaya dalam kehidupan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Klemens Taran kepada wartawan dalam momentum Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (3/1/2026).

Menurutnya, konsep Jalan Damai dan semboyan Papua Tanah Damai lahir dari praktik nyata kehidupan sehari-hari masyarakat Papua yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati dan toleransi antarumat beragama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerukunan umat beragama di Papua bukanlah narasi kosong. Nilai tersebut hidup sebagai gerakan bersama dan telah menjadi budaya masyarakat,” ujar Klemens.

Ia menjelaskan, terjaganya harmoni tersebut tidak terlepas dari peran aktif para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.

Baca Juga :  Pendeta Jones Wenda Imbau Warga Papua Tidak Terprovokasi Isu Hasil Pilgub

“Selain FKUB, berbagai organisasi dan majelis keagamaan lintas iman juga secara konsisten berkontribusi menjaga keseimbangan sosial,” katanya.

Klemens menegaskan bahwa hingga saat ini Papua tidak pernah mengalami konflik yang murni dipicu oleh perbedaan agama. Jika pun terjadi gesekan, ia menilai persoalan tersebut umumnya berakar pada isu politik atau ekonomi yang kemudian ditarik ke ranah keagamaan.

“Konflik yang benar-benar lahir dari perbedaan keyakinan tidak pernah terjadi. Hal ini menunjukkan peran strategis para tokoh agama dalam menjaga kedamaian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Klemens juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Papua untuk mengajukan diri meraih Harmony Award, sebuah penghargaan nasional bagi daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang tinggi.

Ia menekankan bahwa Harmony Award bukan penghargaan yang dapat diperoleh melalui kedekatan personal atau pengajuan administratif semata, melainkan harus mencerminkan kondisi sosial yang nyata dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jam Malam untuk Pelajar Jadi Pembahasan Pemerintah Kota Jayapura

“Penghargaan ini harus mencerminkan realitas di lapangan. Akan menjadi ironi jika memperoleh Harmony Award, tetapi beberapa bulan kemudian kondisi masyarakat justru tidak harmonis,” tuturnya.

Klemens mengungkapkan, pihaknya telah dua kali berdiskusi dengan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, yang menyatakan komitmen penuh untuk mendukung upaya Papua meraih penghargaan tersebut. Bahkan, Gubernur Papua disebut siap mengatur audiensi dengan Menteri Agama setelah 15 Januari 2026.

Sebagai langkah awal, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua akan menyiapkan surat resmi permohonan audiensi dengan Menteri Agama guna membahas secara komprehensif proses pengusulan dan pematangan penilaian Harmony Award.

“Ini merupakan kerja bersama. Harmoni hanya dapat terwujud jika FKUB, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama berjalan seiring secara konsisten,” katanya.

Dengan rekam jejak panjang dalam menjaga kerukunan lintas agama, Papua optimistis dapat melangkah menuju pengakuan nasional sebagai provinsi dengan kehidupan keberagaman yang damai dan berkelanjutan.(rd)

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura
Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif
Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena
Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan
Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Satreskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:44 WIB

Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru