Jam Malam untuk Pelajar Jadi Pembahasan Pemerintah Kota Jayapura

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Pemerintah Kota Jayapura tengah mengkaji rencana pemberlakuan jam malam bagi pelajar, sebagai upaya menjaga kedisiplinan dan mencegah aktivitas negatif di luar jam normal.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyatakan bahwa kebijakan tersebut lahir dari hasil evaluasi kejadian-kejadian yang melibatkan pelajar, termasuk sekumpulan siswa yang tertangkap tengah pesta minuman keras di malam hari. Menurut Rustan, saat itu para pelajar yang terjaring masih berstatus aktif di sekolah, sehingga ia mengaku kaget dan kecewa.

Baca Juga :  Pegawai Bank Papua Tewas Dihakimi Massa di Yalimo, Tokoh Adat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

Rustan menuturkan bahwa upaya penertiban tersebut sudah dilakukan melalui langkah awal: pelajar yang tertangkap diberi pembinaan, diarahkan, bahkan disuruh melakukan kerja bakti sebagai sanksi sosial, dan dipertemukan dengan pihak sekolah.

Namun, menurutnya, penindakan tunggal tidak cukup. Diperlukan regulasi formal agar pelajar tidak lagi berkeliaran setelah jam tertentu. “Anak sekolah sudah tidak boleh lagi berkeliaran di atas jam 10 malam,” ucapnya. Kebijakan ini disebutnya akan diperdalam dan dibahas lebih matang sebelum diterapkan.

Baca Juga :  Jelang Aksi 2 September, Yops Itlay: Sampaikan Aspirasi Damai, Waspadai Provokasi

Rustan menegaskan, tujuan pemberlakuan jam malam bukanlah untuk membatasai aktivitas sosial anak, melainkan agar mereka berfokus pada kewajiban utama sebagai pelajar: belajar dan beristirahat, bukan berkeliaran di malam hari. “Kita ingin anak sekolah tertib, jangan beraktivitas hingga larut malam,” ujarnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru