Hendrik Yance Udam Imbau Relawan MARI YO Tetap Solid dan Tenang Ikuti Proses MK

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Umum Gerakan Cinta Indonesia (GERCIN) sekaligus tokoh masyarakat Papua, Hendrik Yance Udam, menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) harus memberikan ruang bagi setiap gugatan yang masuk terkait sengketa Pemilihan Gubernur Papua 2024. Menurutnya, langkah itu penting agar tidak muncul tudingan miring bahwa MK berpihak pada pasangan calon tertentu, khususnya pasangan MARI YO.

Baca Juga :  Aksi Damai 1–2 September di Jayapura Dapat Apresiasi dari GAMKI dan Polda Papua

Hendrik menjelaskan, setiap aspirasi yang disampaikan melalui gugatan sebaiknya ditampung terlebih dahulu dan diuji dalam tahap persidangan, termasuk dengan menghadirkan saksi-saksi. Dengan begitu, proses hukum dapat berjalan transparan dan meyakinkan semua pihak.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang mengikuti tahapan sidang di MK tanpa terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah. Khusus kepada relawan MARI YO, Hendrik meminta agar tetap solid, satu barisan, dan konsisten dalam mengawal kebenaran hingga akhir proses.

Baca Juga :  Jelang Putusan PHPU, Kepala Kampung Amungi Imbau Warga Puncak Jaga Kedamaian

“Yang terpenting, kita semua menjaga Papua tetap sebagai tanah damai,” ujarnya. Hendrik pun menutup seruannya dengan semangat persatuan: “Salam lantik MARI YO Gubernur dan Wakil Gubernur Papua”.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru