Gubernur Papua Ajak Masyarakat Jaga Tatanan Adat dan Budaya Pasca Insiden Pemusnahan Mahkota Cenderawasih

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menjaga dan melestarikan tatanan adat serta budaya daerah pasca viralnya peristiwa pemusnahan mahkota Cenderawasih yang menuai reaksi luas di berbagai kalangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri dalam pertemuan bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Forum Adat Tabi Saireri Provinsi Papua, yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (28/10/2025).

Dalam pertemuan itu, Gubernur Fakhiri menilai bahwa langkah Kemenhut sebenarnya sudah sesuai prosedur pemusnahan barang sitaan. Namun, cara pelaksanaannya yang dinilai berlebihan telah menimbulkan persepsi negatif dan memicu kemarahan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah yang baik. Pihak Kemenhut hadir untuk menyampaikan permohonan maaf atas kejadian pemusnahan mahkota Cenderawasih yang sempat memicu euforia kemarahan. Saya sampaikan bahwa proses yang dilakukan tidak salah karena merupakan bagian dari mekanisme pemusnahan. Namun, cara yang berlebihan itulah yang menimbulkan reaksi negatif,” ujar Gubernur Fakhiri.

Baca Juga :  Polda Papua Gelar Diskusi Bersama Bksda, Tokoh Adat, Dan Akademisi Bahas Isu

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap nilai adat dan budaya masyarakat Papua agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia menyebut perlunya aturan yang memperkuat pelestarian budaya melalui kebijakan daerah.

“Kita perlu melakukan pembenahan lebih dalam terhadap tatanan adat agar ke depan nilai budaya tetap terjaga. Ini bisa diatur melalui peraturan pemerintah, baik oleh bupati, gubernur, maupun melalui Peraturan Daerah Khusus (Perdasi) dan Peraturan Daerah Provinsi Khusus (Perdasus) yang mengikat semua pihak di Papua,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Papua: Pembangunan 14 Ribu Rumah Rakyat Dilaksanakan Bertahap

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Fakhiri berencana menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai langkah awal perlindungan terhadap mahkota Cenderawasih dan peningkatan kesadaran budaya. Regulasi tersebut nantinya akan diperkuat melalui penyusunan Perdasi setelah melalui dialog bersama masyarakat adat, DPR Papua, dan Majelis Rakyat Papua (MRP).

Selain langkah regulatif, Gubernur Fakhiri juga mendorong masyarakat adat untuk berperan aktif menjaga nilai-nilai budaya dan menegakkan sanksi sosial terhadap setiap pelanggaran adat.

“Dengan peristiwa ini, saya berharap seluruh masyarakat Papua dapat memahami dan menjaga tatanan adat dengan lebih baik. Ke depan, setiap pelanggaran adat diharapkan bisa diselesaikan melalui mekanisme sanksi sosial yang tegas,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Langkah Persuasif Pemkab Mimika, Peta Hak Ulayat Kapiraya Disiapkan sebagai Dasar Perdamaian
Gubernur Papua Raih Anugerah Golden Leader pada HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026
Jelang Ramadhan, Wabup Pastikan Situasi Kamtibmas Nabire Tetap Kondusif
Dianugerahi Golden Leader Award JMSI, Gubernur Fakhiri : Pers Harus Berani Menjaga Kebenaran!
Kajati Papua Dorong Kolaborasi Hukum Bersama Pemprov Papua Tengah‎
Di Hadapan Mahasiswa, Wapres Gibran Paparkan Fokus Pembangunan Papua
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pentingnya Penguatan Komitmen Polda Jaga Keamanan Daerah
Tinjau Pengungsian Banjir di Rawa Buaya, Gubernur Pramono Serahkan Bantuan dan Tambah Pompa Air
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:21 WIB

Langkah Persuasif Pemkab Mimika, Peta Hak Ulayat Kapiraya Disiapkan sebagai Dasar Perdamaian

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:32 WIB

Gubernur Papua Raih Anugerah Golden Leader pada HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:10 WIB

Jelang Ramadhan, Wabup Pastikan Situasi Kamtibmas Nabire Tetap Kondusif

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:29 WIB

Dianugerahi Golden Leader Award JMSI, Gubernur Fakhiri : Pers Harus Berani Menjaga Kebenaran!

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kajati Papua Dorong Kolaborasi Hukum Bersama Pemprov Papua Tengah‎

Berita Terbaru