FKUB Jayapura Imbau Warga Hargai Putusan MK dan Jaga Papua Tetap Damai

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menerima hasil Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) serta menjaga stabilitas jelang pelantikan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur provinsi papua pada 1 Oktober 2025.

Ketua FKUB Jayapura, Pdt. Alberth Yoku, menegaskan bahwa proses hukum terkait PSU sudah tuntas. Ia meminta semua pihak menghormati keputusan MK yang bersifat final dan menghindari sikap provokatif yang dapat mengganggu kedamaian.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Serentak di Jayapura, Bantu Warga Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

“Perbedaan pilihan dalam demokrasi itu biasa, ada yang mendukung A, ada yang mendukung B. Tetapi setelah ada putusan hukum yang mengikat, semua harus legowo menerima. Jangan lagi membawa urusan politik ke ranah suku maupun agama,” kata Yoku, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, jalur hukum sudah dipakai sesuai aturan, sehingga masyarakat tak perlu lagi meragukan legitimasi hasil PSU. Yoku menekankan pentingnya persatuan setelah proses politik berakhir.

Baca Juga :  Menjaga Kedamaian, Kesejukan dan Kerukunan di Tanah Papua

“Sekarang waktunya kita bangun kebersamaan. Mari fokus menjaga keamanan dan kedamaian menjelang pelantikan, demi Papua yang lebih maju,” ujarnya.

Sebelumnya, FKUB bersama aparat keamanan menggelar doa bersama sebagai bentuk komitmen menciptakan suasana kondusif di Tanah Papua selama seluruh tahapan PSU hingga pelantikan selesai.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru