Direktur PAK HAM Kecam Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran di Yahukimo

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Insiden kejadian pembunuhan dan pembakaran di Distrik Angguruk Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada hari Jumat, 21 maret 2025, yang mana menyebabkan sejumlah orang mengalami luka bakar, luka-luka, meninggal dunia, serta korban harta benda, dan warga sipil lainya terpaksa mengungsi mencari tempat aman, Senin (24/03/25).

Direktur PAK HAM Papua, Mathius Murib menyampaikan bahwa Pihaknya mengatensi Pemerintah bersama aparat keamanan sudah mengambil langka-langka awal di lokasi kejadian di distrik Anggruk, dalam rangka mendata dan mengevakuasi para korban sekaligus memberikan rasa aman kepada para korban dan keluarganya.

Baca Juga :  Rektor Universitas Yapis Papua Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Harus Independen di Bawah Presiden

Dirinya juga menegaskan bahwa Pelaku dan aktornya harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, klaim pelaku oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mathius Murib menambahkan, tentunya perlu dibuktikan melalui prosedur investigasi di lokasi kejadian dan selanjutnya dalam proses hukumnya, untuk itu para pihak yang netral, seperti Komnas HAM, diberikan akses untuk melakukan tugas kemanusiaan atau memantau dilokasi kejadian untuk menyusun kronologi secara objektif dan petakan motif dan pelakunya.

Baca Juga :  Tokoh masyarakat jayawijaya imbau masyarakat untuk sabar dan tidak mudah terprovokasi terkait isu penolakan TNI

“Kami menolak keras perilaku yang kejam dan brutal seperti ini di tanah Papua. Hentikan kekejaman dan wujudkan damai, sesuai dengan visi-missi PAK HAM Papua sejak tahun 2017, dengan tema “penegakan hak asasi manusia berbasis kearifan lokal”. Advokasi untuk pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia bagi semua akan terus dilakukan dengan prinsip tetap melawan perilaku yang kejam dan wujudkan Papua damai,” ujarnya.(rd)

Berita Terkait

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik
Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II
Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani
Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah
Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua
Momen Pelantikan Pengurus Cabang, Sinergi Kodim 1310/Bitung dan FKPPI Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Elemen Masyarakat
Rektor Universitas Cenderawasih: Independensi Polri di Bawah Presiden Adalah Kunci Pelayanan Kamtibmas yang Optimal
Ketua Dewan Pakar MUI Papua: Institusi Polri Harus Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:21 WIB

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:37 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II

Senin, 2 Februari 2026 - 10:12 WIB

Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:42 WIB

Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:24 WIB

Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru