Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani – Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw menanggapi isu yang kembali mencuat di tengah masyarakat terkait peringatan tanggal 1 Mei. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut tanggal tersebut sebagai hari aneksasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah hoaks dan bentuk pembohongan publik yang disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab serta tidak memahami sejarah.

“Belanda sudah tidak punya kewenangan lagi sejak tahun 1961, sesuai keputusan PBB, Belanda menyerahkan wilayah Papua kepada Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Polri Pastikan Klaim KKB Soal Pencurian Dua Senjata adalah Hoax

Yakob Fiobetauw menyerukan agar masyarakat dan para mahasiswa tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

Lebih lanjut, Yakob Fiobetauw menyatakan ‘’meminta warga tidak terprovokasi pihak yang akan memanaskan status Papua. Dalam memperingati 1 Mei, diharapkan tidak ada gerakan-gerakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam NKRI ” ungkapnya.

“Mengajak kelompok-kelompok yang masih meragukan sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI dan generasi muda untuk memahami sejarah yang benar dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan Sosial

Yakob Fiobetauw berharap semua masyarakat di Papua, menjaga ketertiban umum dan ketertiban bersama masyarakat.

“Saya tekanan yakni harus menjaga keamanan untuk kepentingan banyak orang, jangan karena aksi, keamanan hingga aktivitas orang terganggu,” tegasnya.(RD)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan
Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua
GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi
Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi
Tegaskan Tanggung Jawab Bersama, Tokoh Adat Suku Ohee Tolak Aksi yang Ganggu Keamanan di Jayapura
Tokoh Perempuan Lanny Jaya Ajak Masyarakat Dukung Penegakan Hukum Demi Keamanan dan Pembangunan
Tokoh Agama Ajak Warga Pegunungan Bintang Tolak Provokasi Jelang HUT RI
Max Ohee: Kamtibmas Papua Harga Mati! Tolak Aksi Provokatif Jelang 17 Agustus
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:44 WIB

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:40 WIB

Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Senin, 20 Juli 2026 - 20:29 WIB

Tokoh Perempuan Lanny Jaya Ajak Masyarakat Dukung Penegakan Hukum Demi Keamanan dan Pembangunan

Berita Terbaru