Bripda Iqbal dan Kisah Pengabdian di Ladang

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tanpa rompi atau senjata, sejumlah polisi datang ke sawah di Desa Cibatu, Kelurahan Munjul, Majalengka, membawa kotak obat dan tensimeter. Mereka menyapa para petani, memeriksa kesehatan, dan memberi obat gratis.

Di antara para personel itu, nama Bripda Iqbal Sahara Putra cukup mencuri perhatian. Bukan hanya karena cara komunikasinya yang hangat, tapi juga karena alasan pribadi yang menggerakkan langkahnya.

“Petani merupakan garda terdepan dalam ketahanan pangan di indonesia, untuk itu Polri hadir membantu dan memeriksa kesehatan petani, berkat petanilah kita bisa memiliki kebutuhan pangan dengan mudah. Saya berusaha membantu sebisa saya, karena saya rasa menjadi petani tidaklah mudah,” ungkap Bripda Iqbal, Rabu (18/6/2025).

“Kesehatan petani sangatlah penting karena mereka lah garda terdepan penyedia pangan, ketahanan pangan, dan pendukung ekonomi di Indonesia,” tambahnya.

Bagi Bripda Iqbal, aksi ini lebih dari sekadar tugas, ini soal empati.

“Mertua saya juga petani, dan sering mengeluh sakit. Dari situ saya sadar, banyak petani lain yang kondisinya serupa. Saya merasa, pengabdian ini harus saya jalani dengan hati, bukan hanya karena seragam,” ujar Bripda Iqbal.

Menurutnya, respons dari para petani pun sangat positif. Banyak yang merasa terbantu karena bisa memeriksakan diri tanpa harus meninggalkan ladang.

Baca Juga :  Polda Papua Apresiasi Peran Masyarakat, Perayaan Nataru Berjalan Aman dan Kondusif

“Saya lihat mereka senang sekali. Biasanya tidak sempat periksa karena sibuk di sawah. Mudah-mudahan kehadiran kami bisa sedikit membantu,” terangnya.

Para petani yang diperiksa kesehatannya rata-rata mengalami keluhan ringan hingga yang sudah lama dipendam seperti nyeri sendi akibat asam urat, lambung yang perih karena pola makan tak teratur, dan tekanan darah yang kerap tak stabil. Semua ditangani langsung oleh personel Polri dan diberi obat tanpa dipungut biaya.

Adapun kegiatan Blusukan Bhakti Kesehatan ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Polres Majalengka melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) memberikan layanan pengobatan gratis sebagai wujud nyata dari semboyan ‘Polri Untuk Masyarakat’.

Sasaran utama pengobatan gratis ini adalah para petani dan pekerja informal, seperti pengemudi ojek daring, yang selama ini kerap luput dari akses layanan kesehatan reguler.

“Kami sengaja turun langsung karena ingin menyapa masyarakat, terutama mereka yang jarang sempat periksa kesehatan karena kesibukan bekerja di lapangan,” kata Kasi Dokkes AIPDA Ade Indra saat memimpin langsung kegiatan tersebut.

Selain pelayanan medis dasar seperti pemeriksaan tensi dan gula darah, polisi juga membawa sejumlah obat-obatan untuk keluhan yang sering dialami warga.

Baca Juga :  Polda Metro Beri Sanksi PTDH Hingga Demosi Kepada 5 Anggota

Salah satu warga yang diperiksa pada saat itu adalah Warni (52), seorang petani yang mengaku sudah terbiasa menahan nyeri di lutut setiap kali habis menanam padi.

“Biasanya cuma saya pijet-pijet sendiri. Tapi sekarang dicek langsung sama polisi, dikasih obat. Rasanya senang sekali,” ucap Warni.

Dalam kesempatan tersebut, setidaknya puluhan warga dilayani secara bergiliran. Suasana akrab antara polisi dan masyarakat terlihat nyata, tanpa sekat.

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian pun mengapresiasi langkah Sidokkes dalam menggelar layanan kesehatan gratis. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar rangkaian seremonial ulang tahun institusi, tetapi bentuk nyata keberpihakan Polri kepada masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi makna, terutama bagi mereka yang jarang terjangkau. Petani dan pekerja informal seperti ojol adalah fondasi ekonomi lokal kita, sudah semestinya kita rawat mereka,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema ‘Polri Presisi untuk Negeri, Siap Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’.

“Kami ingin kehadiran Polri dirasakan bukan hanya saat ada masalah, tapi juga saat masyarakat butuh perhatian dan bantuan nyata. Ini bagian dari pengabdian Polri kepada rakyat,” pungkas Kapolres.(rd)

Berita Terkait

Wakapolda Papua Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah
Hari Ke-3 CAT Psikologi Seleksi Bintara Polri T.A. 2026, Polda Papua Tegaskan Proses Rekrutmen Bersih dan Transparan 
Malam Penuh Kebersamaan, Polda Papua Antar Tugas Karo Ops dengan Penuh Kesan
Hari Kedua CAT Psikologi Bintara Polri 2026, Polda Papua Tegaskan Seleksi Transparan dan Profesional
Apresiasi Pengabdian, Polda Papua Gelar Pelepasan Karo Ops dalam Nuansa Kekeluargaan
Pimpin Apel Pagi, Karo Ops Tekankan Soliditas dan Dedikasi Personel
Polda Papua Gelar Sidang Kelulusan PKA, Tegaskan Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas
Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara 2026 Transparan, 771 Peserta Ikuti CAT Psikologi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WIB

Wakapolda Papua Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 18:58 WIB

Hari Ke-3 CAT Psikologi Seleksi Bintara Polri T.A. 2026, Polda Papua Tegaskan Proses Rekrutmen Bersih dan Transparan 

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Malam Penuh Kebersamaan, Polda Papua Antar Tugas Karo Ops dengan Penuh Kesan

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WIB

Hari Kedua CAT Psikologi Bintara Polri 2026, Polda Papua Tegaskan Seleksi Transparan dan Profesional

Selasa, 28 April 2026 - 17:48 WIB

Apresiasi Pengabdian, Polda Papua Gelar Pelepasan Karo Ops dalam Nuansa Kekeluargaan

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB