Billy Mambrasar: Koperasi Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Generasi Muda Papua

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Billy Mambrasar, menegaskan urgensi memperkuat ekonomi kaum muda Papua melalui koperasi. Dalam pertemuan dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kementerian Koperasi, Billy menyuarakan agar akses permodalan dan pengelolaan koperasi dibuka lebih luas bagi generasi muda di Tanah Papua, 21 November 2025.

Ia menyoroti fakta ketimpangan: dari lebih 127 ribu koperasi aktif di Indonesia, kurang dari 12 persen beroperasi di wilayah timur, termasuk Papua. Di sisi lain, berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Papua, terdapat 1.023 koperasi “mati suri” dari total 3.483 koperasi, hanya 1.460 yang benar-benar aktif.

Baca Juga :  BTM–CK Kuasai Biak Numfor, Mariyo Tetap Unggul Total Suara Papua

Billy mengajak pemerintah untuk mengambil langkah cepat membentuk koperasi di kampung-kampung yang selama ini belum terjangkau permodalan. Dia menekankan bahwa dukungan modal sangat penting, terutama bagi anak muda Papua — yang menurutnya memiliki potensi kewirausahaan lokal yang kuat.

Menurut Billy, perjuangan memperkuat koperasi ini bukan semata soal bisnis koperasi, tetapi bagian dari keadilan pembangunan. “Anak-anak muda Papua harus mendapatkan akses yang sama, kesempatan yang sama, dan perhatian yang setara seperti daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Waropen Intensifkan Strong Point Pagi, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib 

Lebih jauh, Billy menyatakan bahwa penguatan koperasi di Papua sejalan dengan agenda nasional. Ia mendukung program pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih yang dicanangkan sebagai bagian dari instruksi Presiden.

Billy mengakhiri pertemuan dengan pesan optimis: ia berharap koperasi di kampung-kampung Papua tidak hanya menjadi koperasi secara administrasi, tetapi benar-benar bisa menggerakkan ekonomi akar rumput. Menurutnya, generasi muda Papua adalah “sumber energi besar” yang bisa menggerakkan perubahan ekonomi nyata di tanah kelahirannya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Berita Terbaru