Bawaslu Papua Imbau Paslon Tidak Saling Klaim Kemenangan di PSU

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua mengimbau seluruh pihak, khususnya kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, untuk menahan diri dan tidak saling mengklaim kemenangan sebelum hasil resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Komisioner Bawaslu Papua, Yofrey P. Kebelen, S.H., dalam keterangannya di Jayapura, Kamis (7/8). Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, perolehan suara dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua belum bisa dipastikan, karena proses rekapitulasi masih berlangsung secara berjenjang.

Baca Juga :  80 Persen Sampah Pasar Gedebage Terangkut, Pungli dalam Penyelidikan Polisi

“Penyelenggara masih melaksanakan rekapitulasi mulai dari tingkat TPS, PPD, kabupaten/kota, hingga ke tingkat provinsi. Baru setelah proses ini selesai, kita bisa mengetahui dan memastikan hasil akhir dari pemungutan suara 6 Agustus lalu,” jelas Yofrey.

Bawaslu Papua juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan klaim sepihak atas kemenangan karena berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Semua pihak diminta untuk menghormati proses demokrasi yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Ketua PGPI Papua: Di Usia ke-79, Polri Semakin Presisi dan Menjadi Penjaga Damai bagi Bangsa

Lebih lanjut, Bawaslu menanggapi beredarnya hasil hitung cepat yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei. Yofrey menegaskan bahwa angka-angka tersebut bukan hasil resmi dan tidak dapat dijadikan dasar penetapan kemenangan.

“Hasil resmi hanya akan ditetapkan oleh KPU. Kami harap semua pihak bersabar dan tidak menyebarkan klaim yang justru dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru