Anak Putus Sekolah di Jayapura Dapat Sentuhan Edukasi Hangat dari Subsatgas Si Ipar Operasi Rasaka Cartenz

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Di sudut Distrik Heram, tepatnya di Rumah Belajar Graha Youtefa, tawa dan semangat anak-anak terdengar lantang, mereka bukan sedang mengikuti pelajaran sekolah biasa, melainkan mendapatkan pendampingan belajar dari Subsatgas Si Ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025 yang hadir membawa harapan baru, Selasa (12/08) Siang.

Di sini, para personel menjadi lebih dari sekadar penegak hukum tetapi mereka menjadi pengajar, pendengar, sekaligus sahabat. Materi sederhana seperti membaca, menulis, dan berhitung disampaikan dengan cara kreatif yang membuat anak-anak tidak merasa jenuh dan bosan, pendekatan ini membuat suasana belajar terasa akrab dan penuh canda, tapi tetap bermakna.

Baca Juga :  Peduli Sesama, Subsatgas Keladi Sagu Polres Jayapura Obati Anak Sakit di Doyo Baru

Kasubsatgas Si Ipar Polresta Jayapura Kota, AKP John P. Lerech, mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kembali rasa percaya diri anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin mereka percaya bahwa pendidikan itu tidak mengenal batas. Walaupun mereka terhenti sekolah formal, bukan berarti peluang masa depan mereka tertutup. Kami hadir untuk membuka jalan dan menumbuhkan kembali semangat itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Warga, Polres Jayapura Gelar Layanan Medis Lewat Program Keladi Sagu ORC 2025

Kegiatan belajar di Rumah Belajar Graha Youtefa ini juga menjadi ajang membangun karakter. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama perlahan ditanamkan di sela-sela pelajaran. Semua dilakukan dengan sentuhan humanis yang membuat anak-anak merasa dihargai dan dicintai.

Operasi Rasaka Cartenz 2025 melalui Subsatgas Si Ipar terus membuktikan bahwa membangun keamanan dan kedamaian juga berarti membangun kualitas generasi penerus bangsa, dimulai dari mereka yang paling membutuhkan perhatian.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru