Program Si-IPAR Operasi Rasaka Cartenz 2025: Polri Hadir Mengajar Anak-anak Papua di Oksibil

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sebagai wujud pendekatan humanis Polri, Program Si-IPAR (Polisi Pi Ajar) yang merupakan bagian dari Operasi Rasaka Cartenz 2025, kembali digelar di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan yang mengusung semangat “Polisi Mengajar” ini dilaksanakan di Aspol Polres Pegunungan Bintang, Distrik Oksibil, pada Senin (4/8) sore.

Dipimpin oleh Kasubsatgas Si-IPAR, IPDA Maikel Matius Imburi, kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak dari Kota Oksibil. Para peserta tampak ceria saat mengikuti sesi belajar yang mencakup pengenalan huruf dan angka, latihan menulis, serta mewarnai gambar bersama anggota Polri.

“Program Si-IPAR adalah bentuk nyata pendekatan humanis Polri. Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga ikut membangun masa depan anak-anak Generasi Papua Emas melalui pendidikan,” ujar Ipda Maikel dalam keterangannya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pembelajaran dasar, tetapi juga menciptakan ruang aman bagi anak-anak untuk bermain, berekspresi, dan berinteraksi langsung dengan sosok polisi yang ramah dan peduli.

Program Si-IPAR merupakan salah satu inovasi unggulan dari Operasi Rasaka Cartenz yang menekankan pendekatan edukatif dan kemanusiaan, khususnya di wilayah pegunungan dan pedalaman Papua. Polri berharap, melalui program ini, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat, dan anak-anak Papua dapat tumbuh dengan semangat belajar dan cita-cita yang tinggi.

Baca Juga :  Satgas Keladi Sagu Polres Jayapura Polda Papua Gelar Sosialisasi Penanganan Malaria di Kampung Sabron Sari Dalam Rangka Operasi Rasaka Cartenz 2025

Ipda Maikel menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kami ingin hadir secara konsisten, tidak hanya sekali datang lalu pergi. Pendidikan adalah proses, dan kami berkomitmen mendampingi anak-anak Papua dalam proses tersebut,” tambahnya.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polri bukan sekadar penegak hukum, melainkan mitra masyarakat dalam membangun generasi masa depan yang cerdas, mandiri, dan bermartabat di Tanah Papua.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru