Respon Cepat, BidLabfor Polda Papua Olah TKP Kebakaran di Koya Barat

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tim dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Papua telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait insiden kebakaran satu unit rumah di Perumahan Guru SD Negeri Inpres I Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Minggu(03/08/25).

Kegiatan olah TKP dipimpin oleh IPTU Ade Jodi Harmawan, S.T., bersama personel tim Labfor lainnya, yakni Ipda Ade Dirgah Rahakbauw, S.Si., IPDA Nitus Lapu’, S.Si., Briptu Luthfi L. dan Bripda Ariel Tonapa, serta didampingi oleh personel Polsek Muara Tami.

Dalam pelaksanaan olah TKP, tim melakukan serangkaian tindakan kriminalistik, meliputi pengamatan umum, dokumentasi, pemeriksaan tingkat kerusakan serta arah penjalaran api, dan penentuan Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK). Selain itu, tim juga mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mengambil barang bukti berupa satu kantong berisi abu arang dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pimpin Apel Satker SPN Polda Papua, Ini Pesan Wakapolda Papua

Dari hasil pengamatan awal, LAPK diduga berasal dari ruang tengah rumah milik korban atas nama Cristian Apono. Namun demikian, untuk memastikan penyebab utama kebakaran, saat ini barang bukti sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik.

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratoris lebih lanjut.

“Kami akan segera menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan dan melaporkan kepada pimpinan, termasuk Kapolda Papua, Kapuslabfor Bareskrim Polri, dan pihak terkait lainnya,” tutur IPTU Ade.

Baca Juga :  Polda Papua Laksanakan Verifikasi 13 Komponen Seleksi Pendidikan Polri dan Lemhanas RI T.A. 2026

Sebelumnya, kebakaran dilaporkan pertama kali oleh penghuni rumah, yang melihat adanya asap dan kobaran api dari dapur, lalu berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang penting. Tim pemadam kebakaran dari Kota Jayapura tiba sekitar pukul 16.37 WIT dan berhasil memadamkan api pada pukul 17.06 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan situasi berhasil dikendalikan oleh personel Polsek Muara Tami.

Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat dan sinergitas antara Bidlabfor Polda Papua, Polsek Muara Tami, dan instansi terkait dalam menangani kasus kebakaran secara profesional dan ilmiah guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.(rd)

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi Gabungan, Karo Ops Polda Papua Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab Personel
Hari Ke-2 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas
Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Lakukan Supervisi Pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Jayapura
Polda Papua Dukung Aksi Donor Darah PSMTI di Jayapura, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan
Polda Papua Gelar Anev Harian Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Humanis
Polda Papua Gelar Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026, Personel Ditekankan Layani Masyarakat Secara Humanis
Kapolda Papua Gandeng Dealer Kendaraan Dukung Turnamen Voli Kapolda Cup
Satgas Pangan Polda Papua Lepas Distribusi 137 Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Jelang Idul Fitri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:19 WIB

Hari Ke-2 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Lakukan Supervisi Pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:05 WIB

Polda Papua Dukung Aksi Donor Darah PSMTI di Jayapura, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:26 WIB

Polda Papua Gelar Anev Harian Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Humanis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:43 WIB

Polda Papua Gelar Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026, Personel Ditekankan Layani Masyarakat Secara Humanis

Berita Terbaru