Polres Jayapura Tegaskan Kesiapan Pengamanan PSU dan Netralitas Polri dalam Dialog Interaktif “Polisi Menyapa” RRI Jayapura

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Kabupaten Jayapura, Polres Jayapura bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif RRI Jayapura Pro 1 bertajuk “Polisi Menyapa”, Kamis (24/07/2025).

Dialog yang berlangsung di Studio Pro 1 LPP RRI Jayapura ini menghadirkan dua narasumber utama yakni Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Suheryono, S.Sos., M.H. dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Tofir, S.Sos., M.AP. yang dipandu oleh presenter Arul Firmansyah.

Dalam paparannya, AKP Suheryono menyampaikan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Jayapura saat ini terpantau aman dan kondusif menjelang PSU, yang akan digelar pada 6 Agustus 2025.

Ia menuturkan, terdapat 328 TPS yang telah diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerawanan: 21 TPS sangat rawan, 298 TPS rawan, dan 9 TPS kurang rawan, dengan titik kerawanan tertinggi berada di Distrik Airu.

Baca Juga :  Tokoh Intelektual Papua Imbau Pendukung Paslon Tetap Tenang Pasca Pencoblosan

“Kami telah menerapkan pola pengamanan khusus dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta unsur TNI. Untuk mendukung pengamanan, 430 personel Polri telah disiagakan dan disebar sesuai tahapan pemilu,” jelas Kabag Ops.

Menjawab pertanyaan seputar potensi kerawanan, AKP Suheryono mengungkapkan bahwa akses transportasi yang sulit di wilayah tertentu, terutama di Airu, menjadi salah satu tantangan utama. Meski demikian, Polres Jayapura tetap menjamin netralitas penuh, termasuk terhadap salah satu pasangan calon yang merupakan pensiunan anggota Polri.

“Polri akan tetap netral dalam setiap proses PSU. Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar menyampaikan pendapat secara sehat dan tidak berlebihan, baik secara langsung maupun melalui media sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Abdul Hamid Tofir menyatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura mendukung penuh pelaksanaan PSU, termasuk dengan mengeluarkan surat edaran tentang netralitas ASN. Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Semarak Hari Ketujuh Pertandingan Bulutangkis HUT Bhayangkara ke-79 di GOR Wiguna

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang sudah memiliki KTP dan terdaftar dalam DPT, untuk menggunakan hak pilihnya secara bebas, langsung, dan rahasia. Gunakan media sosial secara bijak serta hindari menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” ujar Abdul Hamid.

Sebagai penutup, kedua narasumber sepakat mengajak masyarakat untuk menjaga situasi yang aman dan damai selama tahapan PSU berlangsung.

“Mari kita bergandengan tangan menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Jayapura dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan informasi mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” pungkas AKP Suheryono.

Polda Papua melalui Polres Jayapura terus berkomitmen mengawal jalannya demokrasi secara damai, aman, dan bermartabat demi mewujudkan Pilkada yang berkualitas.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru