Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika – Tokoh masyarakat Suku Kamoro di wilayah Kabupaten Mimika, Hilarius Samin, mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam rencana aksi pada 7 April 2026 yang mengusung agenda penutupan PT Freeport Indonesia, Senin (06/04).

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas beredarnya ajakan aksi di media sosial dan kelompok komunikasi masyarakat. Hilarius Samin menilai bahwa aksi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan tidak membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kab. Mimika.

Ia menyampaikan bahwa selama ini keberadaan PT Freeport Indonesia telah memberikan berbagai kontribusi bagi masyarakat, terutama bagi suku asli seperti Kamoro dan Amungme, serta suku-suku lain yang hidup berdampingan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hentikan Konflik di Wamena

“Banyak hal yang telah diberikan oleh Freeport kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hal ini sangat membantu dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Terkait rencana aksi pada 7 April, Hilarius mengaku telah memantau perkembangan informasi yang beredar dan secara aktif mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda Kamoro di Kota Timika, agar tidak ikut terlibat.

“Saya sudah mengarahkan pemuda-pemuda Kamoro agar menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak ikut dalam aksi tersebut, karena dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Menurutnya, aksi yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan benturan di lapangan dan justru merugikan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  Tokoh Adat Heram Dorong Masyarakat Bersama Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Secara tidak langsung, ia juga menekankan pentingnya menyikapi setiap isu dengan bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan dari pihak-pihak tertentu yang dapat memicu ketegangan sosial.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang aman dan damai di Mimika serta tidak terpengaruh oleh isu maupun ajakan yang dapat membawa dampak negatif,” tambahnya.

Sebagai tokoh yang memiliki pengaruh di kalangan masyarakat Kamoro, Hilarius Samin juga menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas agar menjaga stabilitas keamanan, khususnya menjelang dan setelah tanggal 7 April 2026.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Jumat, 11 September 2026 - 13:23 WIB

Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru