Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Memasuki hari-hari krusial menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah (Polda) Papua memperkuat pengamanan di titik-titik strategis melalui Operasi Ketupat Cartenz 2026. Salah satu fokus pengamanan utama terletak pada Pos Terpadu Jembatan Merah (Youtefa), yang menjadi urat nadi transportasi di Kota Jayapura, Sabtu (14/03/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama anggota TNI bersiaga penuh melakukan pemantauan arus kendaraan serta memberikan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Kehadiran pos ini bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan keamanan di area wisata serta jalur lintasan utama masyarakat.

Baca Juga :  Lewat Dialog Interaktif RRI, Polresta Jayapura Kota Ajak Warga Jaga Kedamaian Port Numbay

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. [Nama Pejabat], menyampaikan bahwa kolaborasi dengan TNI merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua selama masa Lebaran.

“Kami mengedepankan sinergitas di lapangan. Kehadiran personel TNI dan Polri di Pos Jembatan Merah ini adalah bentuk negara hadir untuk menjamin rasa aman bagi warga Jayapura, baik yang sedang melakukan perjalanan mudik maupun yang beraktivitas di area publik,” ujar Kabid Humas.

Baca Juga :  BTC Polres Fakfak Torehkan Prestasi Gemilang di Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup Fakfak Iii Tahun 2025

Hingga sore hari ini, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Merah terpantau ramai lancar. Petugas mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima.

Polda Papua berkomitmen agar perayaan Idul Fitri 2026 di Bumi Cenderawasih dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh toleransi.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru