Kepala Suku Mee Papua Tengah Serukan Warga Tidak Terprovokasi dan Jaga Persatuan

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Selasa 03 Maret 2026 – Kepala Suku Mee wilayah Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas di Kabupaten Nabire.

Dalam pernyataannya, Melkias Keiya menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi dinamika yang berkembang di Papua Tengah. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi negatif yang dapat merusak persatuan dan ketenangan hidup bersama.

“Jangan terprovokasi terhadap hal-hal negatif yang dapat menghancurkan kehidupan kita di Papua Tengah. Lebih baik kita hidup tenang, damai, dan fokus membangun daerah ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Apel Serah Terima Tugas Operasi Lilin Cartenz-2025, Polda Papua Tegaskan Kesiapsiagaan Personel di Hari ke-10 Operasi

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan di jalur Trans Nabire–Paniai agar selalu berhati-hati dan mengantisipasi kondisi keamanan sebelum berangkat. Selain itu, ia meminta warga untuk mewaspadai berbagai isu provokatif yang beredar, termasuk isu-isu yang berkembang di wilayah Kapiraya.

Secara tidak langsung, Melkias menegaskan bahwa masyarakat pesisir maupun pegunungan harus bersatu tanpa membedakan latar belakang. Menurutnya, Papua Tengah merupakan rumah bersama yang harus dibangun dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Mari kita sebagai warga Indonesia yang berdomisili di Papua Tengah, baik dari pesisir maupun gunung, bersama-sama mendukung program pemerintah demi membangun Papua Tengah yang sejahtera, damai, dan mandiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepala Suku Besar Puncak Peringatkan Kelompok Bersenjata Jangan Rusak Fasilitas Umum

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta terus menjaga kerukunan antarwarga. Stabilitas keamanan, menurutnya, menjadi faktor utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Sebagai Kepala Suku Mee wilayah Meepago, Melkias Keiya dinilai memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat adat Papua Tengah. Himbauan yang disampaikannya diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama antar masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Provinsi Papua Tengah.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Berita Terbaru