Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring pendekatan humanis yang secara konsisten dijalankan oleh anggota Polri. Kehadiran aparat kepolisian yang mengedepankan dialog, empati, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme di kalangan generasi muda Papua.

Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan anggota Polri tidak hanya berfokus pada upaya menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan serta membangun kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda.

Menurut Marten, anggota Polri telah menunjukkan wajah kepolisian yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir bukan semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama warga.

“Kami merasakan perubahan yang nyata. Anggota Polri bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten.

Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan keteladanan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis tersebut dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.

“Ketika aparat hadir dengan pendekatan kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena rasa takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.

Marten juga mengajak generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.

Baca Juga :  Kapolres Nabire Jelaskan Isi Undangan Apel Gabungan: Bagian dari Kalender Kamtibmas

“Pemuda Papua harus menjadi penjaga kedamaian. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Inilah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.

Pendekatan humanis yang diterapkan anggota Polri menjadi bukti bahwa keamanan yang kokoh lahir dari kepercayaan, dan perdamaian sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga dan menginspirasi pemuda Papua untuk berada di garda terdepan dalam menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru