Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Lingkar Studi Papua (LSP) terus mendorong penguatan kesadaran kritis kaum muda Papua melalui kegiatan lapak baca dan diskusi bersama. Kegiatan tersebut digelar di Warkop Kedai Titik Nol, Wonorejo, Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan ini menjadi ruang alternatif bagi kaum muda Papua untuk membaca, berdiskusi, serta menganalisis situasi sosial-politik Papua yang dinilai masih berada di bawah tekanan kapitalisme, kolonialisme, dan militerisme.

Salah satu peserta diskusi, Yikai M, menegaskan bahwa literasi memiliki peran fundamental dalam membangun kesadaran dan keberpihakan kepada rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Literasi itu nyawa. Literasi membuat seseorang peka melihat apa yang terjadi di sekitarnya dan menentukan apa yang harus dilakukan. Tanpa literasi, manusia seperti tidak bernyawa karena tidak mampu membaca realitas penindasan yang sedang berlangsung,” ujar Yikai.

Menurut dia, membaca dan berdiskusi bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan fondasi penting dalam membangun keberanian untuk berpikir dan bertindak di tengah situasi Papua saat ini.

Baca Juga :  Berikan Bakti Kesehatan Untuk Sesama, Subsatgas Keladi Sagu Hadir Menyambangi Masyarakat

Pandangan serupa disampaikan Eko Vinsensius yang menilai lapak baca sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem kapitalisme yang mengontrol pengetahuan demi kepentingan modal.

“Dalam sistem kapitalisme, ilmu pengetahuan dan sains dikunci untuk kepentingan akumulasi modal. Membaca menjadi cara untuk membuka kunci tersebut, membaca pola penindasan, dan membangun cara berpikir kritis. Diskusi adalah senjata untuk mematahkan narasi penguasa yang dominan,” kata Eko.

Ia menilai lapak baca LSP menjadi ruang penting bagi kaum muda Papua untuk membangun manuver pemikiran menuju masyarakat yang lebih adil dan berdaulat atas pengetahuan.

Sementara itu, Abbi Douw menekankan bahwa perubahan sosial tidak mungkin terjadi tanpa pemahaman yang utuh terhadap sejarah, kondisi saat ini, dan arah masa depan.

Baca Juga :  Subsatgas Si-Ipar Polres Jayapura Gelar Pembelajaran Bagi Anak-Anak dan Mama-Mama di Kompleks Bahtera Hebron

“Tanpa pemahaman yang menyeluruh, mustahil sebuah perubahan dapat terjadi. Jalan menuju pemahaman itu hanya dapat ditempuh melalui membaca, menganalisis, berdiskusi, dan mengaitkannya secara langsung dengan realitas masyarakat,” ujar Abbi.

Menurut Abbi, aktivitas literasi perlu terus dikembangkan sebagai proses berkelanjutan agar kaum muda Papua tidak terputus dari akar persoalan yang dihadapi oleh masyarakatnya sendiri.

Melalui lapak baca dan diskusi tersebut, Lingkar Studi Papua berharap dapat membangun tradisi literasi kritis yang membumi, sekaligus menjadi ruang konsolidasi pemikiran kaum muda Papua dalam menghadapi berbagai bentuk penindasan struktural.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa membaca dan berdiskusi bukan semata-mata soal pengetahuan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran, keberanian, dan masa depan Papua yang lebih adil.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru