Tokoh Papua John Mayer: Mahasiswa Harus Bermartabat, Jangan Salahkan Polisi atas Kerusuhan di Abepura

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 15 Oktober 2025, Aksi kerusuhan yang terjadi di kawasan Abepura pada Selasa siang kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sejumlah mahasiswa yang bertindak anarkis saat menyampaikan aspirasi, hingga mengganggu ketertiban umum dan merusak fasilitas masyarakat.

Menanggapi kejadian itu, tokoh Papua John Mayer menyampaikan keprihatinannya sekaligus menyerukan agar mahasiswa kembali pada jati dirinya sebagai kaum intelektual.

“Stop anarkis. Mahasiswa harus bermartabat dan menunjukkan kecerdasan dalam menyampaikan pendapat. Mahasiswa itu orang cerdas, bukan pelaku tindakan kriminal,” tegas John Mayer.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Polri, Panitia Natal Polda Papua Gelar Perpanjangan SIM Gratis

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta menyalahkan aparat kepolisian atas terjadinya kericuhan. Menurutnya, tugas polisi adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bukan memicu konflik.

“Polisi bertugas mengamankan setiap aktivitas masyarakat agar tidak saling mengganggu. Kalau terjadi kericuhan seperti di Abepura, jangan salahkan polisi. Yang salah adalah oknum mahasiswa yang mencoba mengacau dan menghambat aktivitas warga lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Garda Papua Batalkan Aksi Bakar Lilin, Keamanan Jadi Alasan Utama

John Mayer menegaskan bahwa tindakan anarkis hanya akan merugikan masyarakat sendiri, termasuk mahasiswa yang seharusnya menjadi teladan dalam berpikir dan bertindak. Ia berharap ke depan setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dan bermartabat demi menjaga citra positif mahasiswa Papua serta menciptakan suasana kondusif di Tanah Papua.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru