Pemerintah Pastikan Tak Tolerir Ujaran Kebencian: Papua Jadi Teladan Kerukunan Nasional

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Aparat penegak hukum memastikan akan menindak tegas siapa pun yang diduga menyebarkan ujaran kebencian, terutama yang dapat memecah belah kerukunan masyarakat di Tanah Papua. Penegakan hukum ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga persatuan dan menunjukkan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang mengancam keharmonisan sosial.

Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya konten provokatif di media sosial yang berpotensi memicu konflik antarwarga. Aparat kepolisian menegaskan, penyelidikan dan penindakan akan dilakukan secara profesional sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Selain penegakan hukum, aparat juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga kedamaian dengan tidak ikut menyebarkan informasi yang bersifat provokatif. Masyarakat diminta apabila mendapat ujaran kebencian, agar segera melaporkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Peduli Warga Kurang Mampu, Anggota Koramil Lembeh Dampingi Penyaluran Bantuan Sembako

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua. Percayakan penegakan hukum yang berjalan agar semua dapat ditangani dengan baik, tanpa menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat.

Tokoh masyarakat Papua Tengah yang juga tokoh agama, Pendeta Giman Magay, turut mengajak warga untuk tetap tenang dan bersatu menghadapi berbagai isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

“Ujaran kebencian itu ibarat api kecil di rumput kering. Kalau tidak segera dipadamkan dengan kasih dan hukum, dia bisa membakar kerukunan kita. Saya ajak seluruh umat di Papua Tengah untuk tetap tenang, saling menghargai, dan percaya kepada aparat dalam menegakkan keadilan,” ujar Pdt. Giman Magay.

 

Pemerintah daerah bersama tokoh adat dan tokoh agama juga menyerukan pentingnya menjaga sikap saling menghargai di tengah keberagaman Papua. Mereka menegaskan bahwa Papua selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

Baca Juga :  Polda Papua Turunkan Tim Investigasi Kasus Tewasnya Seorang Warga Yang Diamankan di Polsek Kota Dekai Polres Yahukimo

“Papua adalah rumah bagi semua suku dan agama. Mari tong jaga kerukunan hidup di Tanah Papua, jangan biarkan provokasi memecah kita,” kata seorang tokoh adat di Jayapura.

Masyarakat pun diimbau agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Aparat juga mengajak warga untuk segera melaporkan setiap konten atau aktivitas yang mengandung ujaran kebencian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan komitmen bersama antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Papua tetap menjadi tanah yang damai, penuh toleransi, dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga persaudaraan antarumat.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru