Rakernis Humas Polda Papua, KI Papua Ajak Perkuat Keterbukaan Publik

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 24 September 2025. Komisi Informasi Provinsi Papua mendorong Humas Polda Papua memperkuat keterbukaan informasi publik guna membangun kepercayaan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Komisioner Andriani Waly dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda Papua Tahun Anggaran 2025 yang dirangkaikan dengan forum diskusi group (FGD) di Hotel Suni Kota Raja, Jayapura, Rabu (24/9).

Andriani menekankan, keterbukaan informasi tidak hanya merupakan kewajiban hukum, tetapi juga fondasi hubungan antara negara dan masyarakat. Ia menyebut Komisi Informasi memiliki peran strategis melalui rekomendasi kebijakan, pendampingan teknis, serta peningkatan kapasitas kehumasan di lembaga publik.

Baca Juga :  Pendeta Jones Wenda Imbau Warga Papua Tidak Terprovokasi Isu Hasil Pilgub

Menurutnya, kerja sama lintas pemangku kepentingan, termasuk media massa, diperlukan untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat sekaligus menangkal disinformasi. Salah satu instrumen penting, lanjutnya, adalah penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar pelayanan informasi publik berjalan profesional dan inklusif.

Baca Juga :  Antusias warga Bandung Kunjungi Pelayanan Publik Gratis di Car Free Day Dago Bandung

Dalam paparannya, Andriani juga memaparkan klasifikasi informasi publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang terdiri atas informasi serta-merta, berkala, setiap saat, dan informasi yang dikecualikan. Prinsip utamanya, seluruh informasi pada dasarnya bersifat terbuka kecuali yang dibatasi melalui uji konsekuensi demi kepentingan tertentu.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk mengajukan keberatan apabila merasa haknya atas informasi publik terhambat.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru