Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Damai

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh adat Saireri, Wilem Zaman Bonai, menyerukan kepada seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga kesatuan dan kedamaian di tanah Papua. Menurutnya, keberagaman suku, budaya, dan agama di Papua adalah kekayaan yang harus dirawat bersama, bukan dijadikan alasan untuk terpecah belah.

Dalam keterangannya, Wilem Zaman Bonai mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax maupun ajakan yang bersifat intoleransi.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pakar MUI Papua: Institusi Polri Harus Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional

“Hoax dan provokasi hanya membawa perpecahan, sementara Papua membutuhkan kedamaian agar terus maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial.

“Mari kita cek kebenarannya sebelum menyebarkan kabar yang belum jelas. Persatuan adalah kekuatan kita, dan kedamaian adalah warisan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Polri Hadir di Tengah Aktivitas Pasar, Personel Operasi Lilin Cartenz 2025 Sambang Pasar Pagi Paldam

Seruan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat Papua untuk terus mengutamakan persaudaraan, menghindari konflik, serta menjaga Papua tetap aman dan harmonis.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru