Tokoh Papua Ingatkan Warga Jayapura Soal Maraknya Aksi Begal: Jangan Main Hakim Sendiri

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 6 Oktober 2025. Maraknya aksi begal yang belakangan terjadi di wilayah Kota Jayapura mendapat perhatian serius dari tokoh Papua, Herman Yoku. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak bertindak main hakim sendiri apabila menemukan pelaku atau terduga pelaku kejahatan.

Herman Yoku menekankan bahwa tindakan kekerasan atau main hakim sendiri justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru dan memperkeruh situasi. Ia mengingatkan warga bahwa penegakan hukum adalah tugas aparat kepolisian.

“Saya mengajak masyarakat Jayapura, khususnya generasi muda, untuk tidak terpancing emosi. Bila ada terduga pelaku begal, segera laporkan ke pihak berwajib. Serahkan kepada aparat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Albert Yoku dalam keterangannya, Sabtu (5/10).

Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Ia menilai, maraknya aksi begal yang terjadi belakangan ini menciptakan rasa takut di tengah masyarakat, dan hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Kita semua punya tanggung jawab jaga kedamaian di negeri ini. Jangan sampai karena satu dua orang yang melakukan kejahatan, masyarakat luas jadi korban kegaduhan. Waspada boleh, tapi tetap dalam koridor hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Biak Numfor Imbau Warga Papua Jaga Kamtibmas Pasca PSU Pilgub

Pihak kepolisian sendiri telah meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan, terutama pada malam hari. Warga diminta bekerja sama dengan aparat dan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

Herman Yoku juga mengimbau para pelaku atau kelompok yang terlibat untuk menghentikan aksi kriminal dan kembali ke jalan yang benar. Ia menegaskan bahwa Papua membutuhkan generasi yang membangun, bukan merusak.

“Papua adalah tanah damai, bukan tanah kekerasan. Mari jaga Kamtibmas dan jadikan hukum sebagai panglima,” tutup Herman Yoku.(rd)

Berita Terkait

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik
Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II
Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani
Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah
Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua
Momen Pelantikan Pengurus Cabang, Sinergi Kodim 1310/Bitung dan FKPPI Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Elemen Masyarakat
Rektor Universitas Cenderawasih: Independensi Polri di Bawah Presiden Adalah Kunci Pelayanan Kamtibmas yang Optimal
Ketua Dewan Pakar MUI Papua: Institusi Polri Harus Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:21 WIB

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:37 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II

Senin, 2 Februari 2026 - 10:12 WIB

Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:42 WIB

Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:24 WIB

Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru