Satgas Pangan Lakukan Pemantauan Kios Pengendali Inflasi di Oksibil, Harga Komoditas Naik Akibat Biaya Transportasi Udara

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap kios atau toko pangan pengendali inflasi di wilayah Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan serta perkembangan harga bahan kebutuhan pokok di daerah tersebut.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, terdapat empat kios atau outlet toko pangan yang berfungsi sebagai pengendali inflasi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Seluruh kios tersebut berlokasi di Jalan PKT, Distrik Oksibil.

Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga. Kenaikan tersebut disebabkan oleh tingginya biaya distribusi barang yang harus diangkut melalui transportasi udara menuju wilayah Pegunungan Bintang.

Baca Juga :  Polres Sarmi menerima kunjungan Tim Asistensi dari Bid Humas Polda Papua

Untuk komoditas beras premium, harga tercatat mencapai Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter.

Komoditas gula juga mengalami kenaikan harga dengan gula kiloan dijual sekitar Rp40.000 per kilogram. Pada komoditas daging, harga ayam potong mencapai Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar tercatat Rp195.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur ayam lokal yang dijual dengan harga Rp115.000 per rak. Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual dengan harga Rp100.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp90.000 per kilogram.

Baca Juga :  Polwan Polres Sarmi Polda Papua Gelar Bakti Sosial Bagikan Sembako Kepada Warga

Selain itu, harga cabai keriting juga terpantau cukup tinggi, yakni sekitar Rp120.000 per kilogram.

Kios pengendali inflasi tersebut berada di bawah pengelolaan Kamaruddin selaku penanggung jawab dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Satgas Pangan dalam mengawasi stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang, khususnya di Distrik Oksibil yang memiliki tantangan distribusi logistik akibat kondisi geografis. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan tersebut.(rd)

Berita Terkait

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga
Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara
Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal
Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba
Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma
Wakili Kapolres Sarmi, Kabag Log Hadiri Perayaan HUT Pattimura ke-209 di Tafarewar Beach
Patroli dan Pengecekan Personel, Polres Mamberamo Tengah Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli Malam Humanis, Regu Siaga II Polres Tolikara Perkuat Kamtibmas di Kota Karubaga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:28 WIB

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:27 WIB

Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal

Senin, 18 Mei 2026 - 10:47 WIB

Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba

Senin, 18 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma

Berita Terbaru