Polda Papua dan Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Serta Sterilisasi Lokasi Pasca Ledakan di Biak Numfor

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Penanganan pasca ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin malam (01/06), Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses pencarian korban, sterilisasi lokasi, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan aparat gabungan.

Kapolres menjelaskan bahwa hingga saat ini lima korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi dan pada siang hari telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota. Namun demikian, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap tiga korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

“Fokus pencarian saat ini dilakukan di area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Ari Trestiawan.

Dalam proses pencarian yang dilakukan sepanjang hari, tim gabungan yang melibatkan Basarnas berhasil menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh yang selanjutnya akan diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  PP Polri Daerah Papua Sampaikan Apresiasi Kepada Kapolda Papua dalam Upacara Pencucian Pataka Hari Bhayangkara ke-79

Selain pencarian korban, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua yang telah tiba di Biak juga langsung melakukan penyisiran awal di sekitar lokasi ledakan. Dari hasil penyisiran tersebut, petugas menemukan dua proyektil yang sebelumnya telah diambil amunisinya dengan cara digerinda, serta satu granat nanas yang telah dimodifikasi.

Seluruh benda berbahaya yang ditemukan tersebut telah diamankan dan dilakukan disposal atau pemusnahan pada Senin sore sekitar pukul 18.00 WIT.

Petugas juga menemukan satu granat aktif lainnya yang telah dimodifikasi. Namun karena kondisi cuaca yang mulai gelap serta pasang air laut yang menghambat jarak pandang dan mobilitas personel di lapangan, proses pemusnahan dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa (02/06).

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Besok tim Jibom akan kembali melaksanakan sterilisasi dan penyisiran menyeluruh di area Ring 1 untuk memastikan tidak ada lagi benda berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun petugas,” jelas Kapolres.

Untuk mendukung proses tersebut, Tim Jibom akan tetap berada di Biak hingga seluruh lokasi dinyatakan aman. Pada Selasa besok juga akan diperkuat dengan tambahan lima personel Gegana serta dukungan Tim Inafis Polda Papua guna membantu proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban luka ringan tercatat sebanyak 18 orang, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 56 orang, terdiri dari 43 orang dewasa dan 13 balita.

Baca Juga :  Meringankan Beban Warga, Ditreskrimsus Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah di 3 Titik Kota Jayapura

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah membentuk tim terpadu yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menangani dampak sosial pasca kejadian. Tim tersebut terdiri dari unsur Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, pemerintah distrik, pemerintah kelurahan, serta instansi teknis lainnya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan lokasi pengungsian sementara bagi warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi selama proses sterilisasi lokasi berlangsung.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Untuk sementara waktu warga diminta tidak kembali ke area terdampak sampai lokasi benar-benar dinyatakan aman oleh tim Jibom,” kata perwakilan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Kapolres Biak Numfor kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area Ring 1 yang saat ini masih dalam status steril dan pengamanan ketat. Imbauan tersebut tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi juga seluruh unsur aparat yang terlibat dalam penanganan kejadian.

Polda Papua bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, sekaligus memastikan seluruh area terdampak terbebas dari benda-benda berbahaya yang diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II.(Red)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru