Lewat Dialog Polisi Menyapa, SPN Polda Papua Perkuat Pembentukan Karakter Personel Polri

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Papua terus memperkuat pembentukan karakter, kepribadian, profesionalisme, dan integritas personel Polri melalui kegiatan dialog interaktif Polisi Menyapa yang disiarkan langsung dari LPP RRI Jayapura, Kamis (26/02/2026).

Dialog interaktif tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta menghadirkan Kabag Jarlat SPN Polda Papua, Kompol P. Harahap, S.Sos., M.H. sebagai narasumber, dengan presenter Arul Firmansyah.

Dalam dialog tersebut, Kompol Harahap menjelaskan bahwa SPN memiliki peran strategis dalam membentuk jati diri dan karakter calon anggota Polri sejak awal pendidikan. Menurutnya, pendidikan di SPN tidak hanya menekankan aspek kemampuan teknis, tetapi juga pembinaan moral, etika, dan kepribadian.

“Pembinaan karakter menjadi fondasi utama dalam pendidikan di SPN. Sejak awal, peserta didik ditanamkan nilai-nilai kebhayangkaraan agar kelak mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ucap Kompol Harahap.

Baca Juga :  Panglima Kodap II Baliem Tegas Tolak Aksi Kekerasan Kodap III di Wilayah Jayawijaya

Kompol Harahap menyampaikan, nilai-nilai dasar seperti Tri Brata dan Catur Prasetya menjadi pedoman moral dan kerja bagi setiap calon anggota Polri. Selain itu, peserta didik juga dibekali wawasan kebangsaan melalui penguatan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia juga menambahkan, pembentukan karakter tidak hanya dilakukan di ruang kelas, melainkan melekat dalam seluruh aktivitas keseharian siswa selama pendidikan.

“Pembinaan berlangsung terus-menerus, mulai dari kegiatan belajar, latihan, hingga kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan,” katanya.

Menjawab pertanyaan pendengar terkait latar belakang peserta didik yang beragam, Kompol Harahap menegaskan bahwa kurikulum pendidikan SPN juga memuat materi muatan lokal dan pelayanan prima. Pendekatan humanis menjadi penekanan utama agar calon anggota Polri mampu memahami karakteristik sosial dan budaya masyarakat Papua.

“Polri adalah pelayan masyarakat. Karena itu, sikap humanis dan empati harus ditanamkan sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Terprovokasi Hoaks, Kapolres Jayapura Ingatkan Warga Bijak Bermedsos

Dalam dialog tersebut, narasumber juga menegaskan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme melalui proses rekrutmen yang transparan dan penegakan disiplin yang tegas terhadap setiap pelanggaran. Menurutnya, pendidikan karakter yang kuat harus diiringi dengan pengawasan dan pembinaan berkelanjutan setelah anggota bertugas di satuan masing-masing.

Sebagai penutup, Kompol Harahap menyampaikan bahwa pendidikan di SPN merupakan fondasi awal yang akan terus diperkuat melalui pembinaan lanjutan di lapangan.

“Kami berharap lulusan SPN tidak hanya siap secara kemampuan teknis, tetapi juga matang secara karakter dan integritas, sehingga mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional,” pungkasnya.

Melalui dialog Polisi Menyapa ini, Polda Papua berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai proses pembentukan karakter personel Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru