Ketua Dewan Adat Suku Kai Timur Imbau Warga Papua-Waropen Tetap Tenang Terkait Pembakaran Makota Cenderawsih

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Dewan Adat Suku Kai Timur Kabupaten Waropen, Albert Wopari, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi menyusul tindakan pembakaran Makota Cenderawsih oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua.

Albert menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan, namun masyarakat diimbau untuk tidak menanggapi isu tersebut dengan emosi.

Baca Juga :  Operasi Sikat Cartenz-II 2025, Polda Papua Gelar Kegiatan Hunting di Hamadi

Ia meminta warga agar menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan masalah itu kepada Majelis Rakyat Papua (MRP) yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya.

“Saya memahami perasaan masyarakat atas kejadian ini, tetapi kita jangan mudah terpengaruh isu-isu yang bisa memecah belah. Biarkan MRP bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Albert Wopari, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Tabi Ajak Mahasiswa Papua Bertindak Bijak dan Kritis dalam Menyikapi Kebijakan Pemerintah

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif di Kabupaten Waropen dan Papua umumnya yang selama ini dikenal damai dan harmonis.

“Yang paling penting sekarang adalah menjaga papua tetap baik, tenteram, dan damai,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru