Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Peringatkan TPN-OPM Agar Tidak Libatkan Warga Sipil

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Provinsi Papua, Agus Rawa Kogoya, menyampaikan peringatan tegas kepada kelompok TPN-OPM yang beroperasi di seluruh wilayah Papua agar menghentikan aksi-aksi kekerasan yang menyasar masyarakat sipil, Kamis (19/01).

Agus menegaskan bahwa perjuangan Papua Merdeka seharusnya dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak dengan cara mengorbankan masyarakat sipil, terlebih masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam konflik bersenjata.

“Perjuangan apa pun harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Aksi yang mencelakai masyarakat yang tidak bersalah bukanlah perjuangan. Apalagi korban-korban yang jatuh justru banyak berasal dari masyarakat OAP itu sendiri,” tegas Agus Rawa Kogoya.

Baca Juga :  Pastikan Ibadah Aman dan Khidmat, Operasi Lilin Cartenz 2025 Intensifkan Pengamanan Gereja di Kota Jayapura

Menurutnya, setiap bentuk perjuangan tetap memiliki batasan dan harus menghormati aturan serta nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Ia menekankan bahwa masyarakat sipil yang tidak bersenjata bukanlah lawan dalam perjuangan apa pun.

“Kalau mengatasnamakan perjuangan, maka harus tahu batas dan aturan. Lawan dari perjuangan bersenjata bukanlah masyarakat sipil yang tidak memiliki senjata dan hanya ingin hidup dengan aman,” ujarnya.

Agus juga menyoroti secara khusus sejumlah peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, di mana banyak korban berjatuhan dari kalangan masyarakat sipil yang tidak bersalah. Ia menilai kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak agar tidak lagi mengulang tindakan serupa.

Baca Juga :  Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

“Apa yang terjadi di Yahukimo harus menjadi pelajaran bersama. Banyak masyarakat sipil menjadi korban, dan ini sangat melukai hati kami sebagai masyarakat adat Papua,” katanya.

Oleh karena itu, Agus Rawa Kogoya mengimbau TPN-OPM agar menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil dan tidak menjadikan rakyat Papua sebagai korban dalam konflik berkepanjangan.

“Kami menghimbau dengan tegas agar tidak lagi mengganggu, menyakiti, apalagi menghilangkan nyawa masyarakat sipil. Jika benar berjuang untuk Papua, maka lindungilah rakyat Papua, bukan sebaliknya,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81
Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura
Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI
Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81
Jelang 17 Agustus, Tokoh Pemuda Amungme Ajak Warga Mimika Jaga Kamtibmas
RKPT Keerom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Sukseskan HUT RI ke-81
Tokoh Adat Heram Dorong Masyarakat Bersama Jaga Kondusivitas Kota Jayapura
Jelang Momentum 17 Agustus, Ondoafi Kwana Serukan Masyarakat Keerom Tetap Kondusif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:13 WIB

RKPT Keerom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Sukseskan HUT RI ke-81

Berita Terbaru