Kepala Suku Besar Ilaga Klarifikasi Pengungsian Warga Kembru di Kabupaten Puncak

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak — Kepala Suku Besar Ilaga, Daibenus Murib, memberikan klarifikasi terkait pengungsian masyarakat Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial, Kamis (12/02).

Daibenus Murib membenarkan bahwa memang terjadi pengungsian warga dari Distrik Kembru menuju sejumlah wilayah lain, termasuk Distrik Sinak dan Puncak Jaya. Namun, ia menegaskan bahwa perpindahan masyarakat tersebut bukan disebabkan oleh adanya penindakan dari aparat keamanan, sebagaimana isu yang beredar.

“Saya bersama Kepala Suku Kembru, Lembani Kogoya, membenarkan bahwa memang terjadi pengungsian di Distrik Kembru. Tetapi pengungsian itu bukan karena adanya penindakan aparat keamanan. Itu murni atas kemauan masyarakat sendiri,” ujar Daibenus Murib.

Baca Juga :  Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Menurutnya, keputusan masyarakat untuk meninggalkan Distrik Kembru dipicu oleh kekhawatiran atas keberadaan kelompok bersenjata yang berada di wilayah tersebut. Kondisi tersebut menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat, sehingga para kepala suku dan tokoh masyarakat setempat berinisiatif mengajak warga untuk sementara waktu meninggalkan kampung demi menjaga keselamatan.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat merasa khawatir situasi keamanan dapat memburuk apabila terjadi pergerakan aparat keamanan di wilayah tersebut. Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, warga memilih mengungsi ke daerah yang dianggap lebih aman.

Baca Juga :  Personel Ops Damai Cartenz Ajak Warga Yalimo Jaga Kesehatan dan Ciptakan Kedamaian

“Keputusan itu diambil agar masyarakat tidak berada dalam situasi yang berisiko. Kepala suku dan tokoh masyarakat sepakat mengajak warga keluar demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Daibenus Murib berharap situasi di Distrik Kembru dapat segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar yang beredar di media sosial.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi sebenarnya di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak.(rd)

Berita Terkait

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua
Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua
Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme
Tokoh Pemuda Takabera Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas di Tembagapura
Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang 1 Juli
Tokoh Adat Tabi Tolak Aksi Anarkis, Serukan Jayapura Tetap Damai dan Harmonis
Charles Kossay: Jangan Jadi Penonton, Lawan Provokasi Medsos dengan Karya Nyata
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:51 WIB

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:50 WIB

Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua

Senin, 22 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Tokoh Pemuda Takabera Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas di Tembagapura

Berita Terbaru