Bawaslu Papua: Tunggu Hasil Resmi, Jangan Klaim Kemenangan di PSU

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua mengingatkan para pihak, khususnya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk tidak saling mengklaim kemenangan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil resmi.

Komisioner Bawaslu Papua, Yofrey P. Kebelen, S.H., dalam keterangan persnya di Jayapura, Kamis (7/8), menegaskan bahwa proses rekapitulasi suara masih berlangsung di seluruh tingkatan. Karena itu, belum ada kepastian soal siapa yang unggul dalam PSU yang digelar pada 6 Agustus 2025.

Baca Juga :  Wakil Ketua II MRP Imbau Masyarakat Papua Jaga Keamanan dan Tidak Terprovokasi Isu Demonstrasi

“Proses rekapitulasi masih berjalan secara berjenjang, mulai dari tingkat TPS hingga ke tingkat provinsi. Hasil akhir belum bisa ditentukan saat ini,” jelas Yofrey.

Ia juga menekankan bahwa klaim sepihak berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat dan dapat mencederai proses demokrasi. Untuk itu, semua pihak diminta untuk tetap tenang dan menunggu keputusan resmi dari KPU.

Baca Juga :  Tokoh Intelektual Papua Minta Masyarakat Hormati Proses Resmi Penghitungan Suara

Terkait beredarnya hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei, Bawaslu Papua menegaskan bahwa data tersebut bukan merupakan hasil resmi dan tidak dapat dijadikan acuan.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh klaim-klaim kemenangan yang belum tentu benar. Hanya KPU yang berwenang menetapkan hasil pemilu secara sah,” tegas Yofrey.

Bawaslu berharap situasi di Papua tetap aman dan kondusif selama proses tahapan pemilu berlangsung hingga tuntas.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru