Akademisi Papua Serukan Kewaspadaan terhadap Hoaks Pasca Pemilu

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh akademisi Papua, Dr. Alfius Aninam, S.Th., M.Pd., menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, pasca PSU dalam Pemilihan Gubernur Papua. (15/8/2025).

Dalam pernyataan resminya, Dr. Aninam menekankan pentingnya sikap dewasa dan bijak dalam menyikapi dinamika politik yang tengah berlangsung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh adat, pemuda, maupun warga sipil, untuk tidak terjebak dalam narasi konflik yang dapat merusak tatanan sosial dan budaya yang telah lama dijaga di tanah Papua.

Baca Juga :  Ketua LPRI Papua Apresiasi Polri Ungkap Kasus Begal di Jayapura

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tetap tenang dan tidak membuat kekacauan yang bisa merusak persatuan kita. Proses demokrasi harus kita hormati bersama, dan jangan sampai perbedaan pilihan politik menjadi alasan untuk saling menjatuhkan,” ujar Dr. Aninam.

Lebih lanjut, ia menyoroti maraknya informasi yang beredar di media sosial pasca PSU, yang menurutnya perlu disikapi dengan hati-hati. Ia mengingatkan bahwa hoaks atau berita palsu sangat berpotensi menimbulkan keresahan dan konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Segala informasi yang beredar di media sosial jangan langsung dipercaya. Kita harus cerdas memilah mana yang benar dan mana yang hanya provokasi. Hoaks bisa menghancurkan kerukunan yang selama ini kita bangun dengan susah payah,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Hadir di Tengah Aktivitas Pasar, Personel Operasi Lilin Cartenz 2025 Sambang Pasar Pagi Paldam

Dr. Aninam juga mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai lokal yang menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat. Menurutnya, Papua memiliki warisan budaya yang kaya akan nilai perdamaian, dan hal itu harus menjadi pegangan utama dalam menghadapi situasi politik yang sensitif.

“Papua adalah tanah damai. Mari kita jaga bersama dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Jangan biarkan emosi sesaat merusak masa depan kita,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura
Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif
Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena
Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan
Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Satreskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:44 WIB

Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru